Akibat Badai dan Angin Kencang, Pesisir Pantai Tahuna AbrasiJual

Sangihe, Swarakawanua.id-Akibat badai angin kencang disertai gelombang tinggi membuat sepanjang bibir pantai Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Sangihe, mengalami abrasi dan mengakibatkan sejumlah rumah warga di RT 03 Kelurahan Santiago rusak parah.

Sebanyak 11 rumah warga mengalami rusak berat akibat terjangan ombak dan angin keras, sehingga membuat beberapa kepala keluarga mengungsi dan mencari tempat aman untuk sementara waktu.

Akibat ombak dan angin kencang menyebabkan Abrasi air laut dan menjadi ancaman serius bagi warga pesisir Kota Tahuna.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wandu Labesi ketika ditanya Swarakawanua mengatakan, pemerintah daerah melakukan beberapa upaya mengatasi bencana tersebut.

Diantaranya menyiapkan tempat pengungsian sekaligus menghimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan.

“Bantuan makanan sudah dikoordinasikan dengan Dinas Sosial Pemkab Sangihe,”ucap Labesi.

Wandu juga menambahkan, Saat ini BPBD terus melakukan pendataan semua kelurahan dan desa terdampak gelombang pasang yang melanda pesisir Kepulauan Sangihe.

“Diminta warga lebih meningkatkan kewaspadaan terutama mereka yang tinggal di pesisir pantai dan lereng-lereng gunung. Juga patut diwaspadai warga yang domisili di bantaran sungai, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, segera cari tempat aman,”.(Gops-07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *