Aliansi Garuda Minahasa Polisikan Benny Rhamdani

Caption : Foto Bersama di SPKT Polda Sulut Usai membuat Laporan

Manado, Swarakawanua.id – Benny Rhamdani Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dilaporkan oleh Aliasi Gerakan Generasi Muda (Garuda) Minahasa di Polda Sulawesi Utara (Sulut) Sabtu (24/2/24).

Megahmark

Dilaporkannya Benny Rhamdani ke Polda Sulut buntut pernyataannya dibeberapa media nasional dimana Ia menyebutkan Demokrasi yang telah dilakukan dalam proses pemilihan Presiden yang baru saja selesai dilaksanakan dilakukan dengan cara najis.

Benny Rhamdani juga mengajak masyarakat agar jangan tertipu dengan Prabowo Style dimana 2014 Prabowo deklarasi sujud syukur nyatanya kalah, 2019 Juga deklarasi sujud syukur juga kalah, 2024 juga seperti itu.

Dari pernyataan tersebutlah Ketua Dewan Pembina Garuda Minahasa Alvis Metrico Sumilat didamping Penasehat Hukum Noch Sambouw, SH, MH, CMC, James Manahutu, SH dan Sisilia Kaligis, SH, MH serta sembilan orang relawan Prabowo menyambangi Polda Sulut guna melaporkan Benny Rhamdani lantaran statmennya tersebut dapat memecah belah bangsa dan Negara.

“Pernyataan Bapak Benny Rhamdani itu bisa menjadi Isu pemecah belah Bangsa dan Negara. Juga, bisa mengprovokasi masyarakat pasca Pemilihan Presiden yang sudah dilaksanakan pada 14 Februari lalu,” ujar Alvis.

“Perihal laporan sudah kami masukkan beserta bukti video pernyataan dari Benny Rhamdani dan sudah diterima oleh Polda Sulut tinggal menunggu koordinasi yang akan dilakukan untuk ditindaklanjuti laporan kami ini,” ujarnya kembali.

Alvis membeberkan kata-kata yang dilontarkan Benny Rhamdani dimana menyebutkan masyarakat jangan mau ditipu dengan Prabowo Style. Menurutnya, sebagai relawan Prabowo Garuda Muda Minahasa merasa dirugikan.

“Kami sebagai relawan serta pendukung yang telah mengkampanyekan bahkan mendukung Bapak Prabowo Subianto menjadi presiden Republik Indonesia (RI) merasa kata-kata tersebut juga sudah menyinggung kami sebagai relawan yang pendukung Bapak Prabowo,” bebernya.

Ia menegaskan usai dilaporkan ini Garuda Minahasa akan terus mengawal laporan tersebut. Alvis berharap pihak Polda Sulut dapat menseriusi laporan yang dibawa oleh Garuda Minahasa.

“Pernyataan tersebut tentu dapat menjadi pemicu stabilitas negara ini karea disitu ada kata-kata ajakan. Jangan sampai hal ini menjadi pemicu konflik antara pendukung a dan b. Harapannya jika ini sudah diproses hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi,” kata Alvis dengan tegas.

Diketahui Benny Rhamdani saat ini masih menjabat sebagai Kepala Badan P2MI. Alvis sangat menyayangkan jabatan pemerintahan masih melekat pada diri seorang Benny Rhamdani akan tetapi mampu memberikan statmen tersebut. Ia pun meminta agar Presiden RI dapat mengevaluasi kinerja dari seorang Benny Rhamdani.

“Sangat tidak etis kan seorang pejabat negara menyampaikan hal seperti itu. Apalagi diera pemerintah Bapak Presiden Joko Widodo. Kami meminta Bapak Presiden untuk dapat mengevaluasi kinerja dari Kepala Badan P2MI,” tandasnya.

“Upaya kami untuk melaporkan sudah sejak kemarin (Jumat 23/2/24) hingga saat ini (Sabtu 24/2/24) dan Senin mendatang kami akan mengfollow up kembali laporan kami di Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Sulut berdasarkan hasil konseling dengan penyidik SUBDIT V Cyber Unit I,” tandasnya.(Mesakh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *