oleh

Bupati JG: Incumbent Tak Lunasi TGR dan Masukkan LPJ APBDes, Tak Bisa Ikut Pilhut!

-Minut-109 Dilihat

Caption: Bupati Minut, Joune Ganda, SE, MAP.(*).

Minut, Swarakawanua.id-Kelengkapan administrasi bakal calon hukum tua (Kumtua) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang akan mengikuti Pemilihan tahap pertama di tahun 2022 ini, batas akhir memasuki berkas ke pihak Panitia Pelaksana (Panpel) Pilhut, Jumat (05/08/2022) atau hari ini, sesuai dedline waktu yang sudah ditentukan.

Sebanyak 46 Desa di Wilayah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) akan melaksanakan pesta demokrasi tersebut. Namun menariknya, bagi kontestan Incumbent (Petahana) yang akan kembali mengkuti hajatan itu diwarning keras oleh Bupati Minut Joune Ganda SE, MAP terkait pengelolaan laporan administrasi pemerintahan desa.

Adu dua point yang harus diperhatikan bakal calon petahana yakni harus melunasi Tuntutan Ganti Rugi (TGR) serta Laporan Hasil Pertanggungjawaban (LHP) ABPDes tahun anggaran 2021.

Jika dua point itu tidak bisa disertakan oleh balon Incumbent dalam kelengkapan administrasi, maka secara otomatis panitia akan menggugurkan bakal calon tersebut.

Bupati Minahasa Utara Pnt Joune J E Ganda SE.MAP menyatakan dengan tegas, Incumbent jika hanya memenuhi salah satu syarat, maka tidak bisa ikut Pilhut.

“Itu adalah persyaratan mutlak bagi petahana. Jadi tidak bisa ikut Pilhut, jika tidan memenuhi persyaratan tersebut. Batas waktu diberikan kepada petahana sudah cukup lama, jadi tidak ada alasan lagi” tukas Ganda, Kamis 4 Agustus 2022.

Bupati Minut yang juga Ketua Asprov PSSI Sulut ini juga meminta Kepada panitia tingkat kecamatan agar bekerja maksimal sesuai tugas pokok dan fungsi terlebih aturan yang ada dalam hal ini Perbub terbaru berkaitan dengan Pilhut di Kabupaten Minut.

Dia juga mengajak masyarakat serta panitia untuk tetap memperhatikan protap Covid 19, karena virus ini belum berakhir di daerah ini. (Danz*).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.