Ditangkap Tim Alpha ROTR, Polresta Manado Jangan Berani Lepas Solar Ilegal 8 Ton Milik Mafia Solar Haji Nur

Caption: Tim Alpha ROTR Polresta Manado Berhasil Tangkap Mobil Tangki Dugaan Solar Ilegal. (*).

Manado, Swarakawanua. Id-Polresta Manado melalui Tim Alpha Resmob On The Road (ROTR) berhasil mengamankan sebuah truk tanki berkepala biru bertuliskan PT. Sri Karya Lintasindo milik mafia Solar Hj. Nur Baiyinah atau lebih dikenal dengan nama Hj. Nur, Sabtu (18/11/2023) sekitar pukul 21.00 Wita.

Megahmark

Truk tanki berkepala biru yang biasanya mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar Industri ini, ditangkap Tim Alpha Resmob On The Road (ROTR) Polresta Manado didekat stadion Klabat Manado saat mengangkut 8000 liter BBM jenis Solar yang diduga ilegal menuju Provinsi Gorontalo.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Kompol May Diana Sitepu membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Iya saat ini kita masih tahapan lidik periksa saksi-saksi,” ujar Kompol May Diana Sitepu melalui pesan whatsApp, Selasa (21/11/2023) malam.

Setelah penyelidikan kasus mafia solar itu, muncul desas-desus barang bukti solar 8 tone akan dilepaskan kembali kepada pemiliknya.

“Tolong dipantau. Ada gelagat barang bukti solar itu akan 8 ton solar esok (Selasa,red),” ujar salah satu informan resmi melalui kontak WhatsApp, Senin malam.

Terpisah, Ketua DPD BAKKIN Sulut Calvin Limpek meminta Kepolisian agar memproses lebih lanjut kasus tersebut. Bahkan Ketua DPD BAKKN Sulut minta agar Polresta Manado jangan berani melepaskan mobil tangki muatan 8 ton dugaan solar ilegal tersebut.

“Akan lebih berwibawa kalau penegakan hukum kasus ini sampai tuntas di meja pengadilan. Kita akan awasi kasus ini, kawal sampai baik persidangan,” ujar Calvin.

Diketahui, saat dihentikan tim ROTR Polresta Manado, truk tanki berkepala biru ini akan menuju provinsi Gorontalo dengan membawa 8000 liter BBM Solar yang diduga diperoleh secara ilegal di Sulawesi Utara.

Pihak Polresta Manado pun dikabarkan telah melepas supir yang membawa truk tanki tersebut.

“Untuk supir masih wajib lapor, karena kita masih tahap lidik, periksa saksi2 lain..dan belum sampai pd tahap tap tsk,” jelas mantan Kasat Narkoba Polresta Manado ini.

Sementara itu, Kanit Tipidter Polresta Manado Iptu Tangnga mengungkapkan pihaknya telah menemui beberapa perusahan agen penyalur BBM Solar di kota Bitung untuk meminta Invoice pembelian Solar yang diakui Supir truk Solar yang diangkutnya dibeli di Bitung.

Sementara itu, Hj. Nur Baiyinah atau lebih dikenal dengan nama Hj. Nur saat dikonfirmasi melalui 2 nomor whatsAppnya 08114321* dan 085255552* sejak Minggu (19/11/2023) hingga berita ini ditayangkan tidak merespon.

Dari informasi yang berhasil dirangkum PT. Sri Karya Lintasindo dioperasikan oleh seorang wanita warga Gorontalo bernama Hj. Nur Baiyinah atau lebih dikenal dengan nama Hj. Nur. Hj. Nur ini adalah pemain lama di pasar gelap jual beli Solar ilegal atau biasa disebut Mafia Solar.

Dalam menjalankan aksinya, Hj. Nur membeli Solar ilegal dari pasar gelap di Sulawesi Utara dan menjualnya kembali ke sejumlah industri di Gorontalo.
Modus operandinya, Pelaku Hj. Nur bebas lalu lalang mengangkut Solar ilegal dengan menggunakan sejumlah truk tanki berkepala biru miliknya untuk membawa Solar ilegal ke provinsi Gorontalo.
Diketahui, truk tanki berkepala biru ini biasanya digunakan sebagai alat angkut mengangkut Solar industri. Namun oleh Hj. Nur, truk tanki berkepala biru tersebut disalahgunakan untuk mengelabui aparat penegak hukum (APH) di Sulut untuk mengangkut Solar Ilegal dari Sulut ke Gorontalo.
Hj Nur sendiri saat armada truk tankinya ditangkaap tim ROTR Polresta Manado dikabarkan tengah menjalankan ibadah Umroh di tanah suci. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *