Hearing Komisi I Dengan Eks Bangunan Dego-Dego Dipertanyakan

Manado, SwaraKawanua.ID-Permaslahan pembangunan gedung RM eks Dego-dego sampai saat ini belum juga selesai meski sudah tiga kali hearing oleh Anggota DPRD Manado mulai dari Komisi 3, 2, dan yang terakhir Komisi 1 yang di gelar pada jumat lalu (03/07). Terlihat jelas pada saat pertemuan Perwakilan Rakyat ini terkesan tidak ada penindakan tegas yang nyatanya Bangunan tersebut belum memiliki IMB saat Membangun.

Sejak awal juni lalu keanehan sudah terlihat sangat jelas, awalnya Komisi 3 yang Menangani masalah ini dan bersama tetangga melakukan Turlap yang berlokasikan di Jln Wakeke No 11 Kelurahan Wenang Utara Kecamatan Wenang,

Megahmark

Hasil turlap tersebut Komisi 3 mengeluarkan rekomendasi akan mengggelar (Rapat Dengar Pendapat) RPD/Hearing antara Anggota DPRD Manado, Pemilik RM eks Dego-dego dan Pihak yang merasa di rugikan akan dengan kelanjutan aktifitas pembangunan.

Permasalahan kembali di Hearing oleh Komisi 2 pada 23 Juni Lalu yang mana pada pertemuan tersebut, Ketua Komisi 2 Arthur Rahasia beserta anggota lainnya bertindak langsung untuk Turlap di lokasi tersebut. Pada saat itu juga di hadiri oleh DPM-PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu), Camat Wenang, Pemilik Gedung Eks Dego-dego, dan Para tetangga

Turlap Ke 2 tersebut yang di pimpin langsung oleh Arthur Rahasia yang kembali memberi rekomendasi agar Camat Wenang memediasi kedua belah pihak supaya bisa mendapat kata sepakat, dan harus dua minggu mediasi terealisasikan

Belum adanya laporan dari pihak Kecamatan Wenang tentang hasil mediasi, sesuai petunjuk yang di berikan Ketua Komisi 2 DRPD Manado agar memediasi kedua belah pihak tersebut, sengaja atau tidak sengaja Komisi 1 DPRD Manado mengambil alih dan menggelar hearing secara diam-diam dengan Pihak owner eks RM Dego-dego yang juga salah satu Direksi Bank SulutGo tanpa mengundang pihak tetangga. Tetapi dengan adanya informasi yang sampai ke tetangga yang keberatan, pihak tetangga samping kiri Yudi sompotan langsung ke kantor DPRD Manado.

Dari hearing Komisi 1 DPRD Manado yang di Ketuai Benny Parasan hadir dengan 4 Anggota yakni Robert Tambuwun, Vanda Pinontoan, dan Maikel Maringka terkesan berat sebelah. Pasalnya Lurah Wenang Utara di perintahkan oleh Ketua Komisi 1 DPRD Manado agar menandatangani dan menerbikan surat rekomendasi supaya pembangunan tanpa IMB ini bisa mengurus IMB sebagai persyaratan pembangunan kembali tanpa adanya persetujuan di pihak tetangga.

Sesuai PP 36/2005 Pasal 115 ayat [2], mengatakan
Pemilik bangunan gedung yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan gedung dikenakan sanksi perintah pembongkaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *