{"id":17020,"date":"2022-06-02T16:02:21","date_gmt":"2022-06-02T16:02:21","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=17020"},"modified":"2022-06-02T16:02:25","modified_gmt":"2022-06-02T16:02:25","slug":"bitung-heboh-seorang-santri-tersiksa-disodomi-200-kali-dari-pengasuh-pondok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=17020","title":{"rendered":"Bitung Heboh! Seorang Santri Tersiksa Disodomi 200 Kali dari Pengasuh Pondok"},"content":{"rendered":"\n<p>Caption: Oknum Pengasuh Pondok Saat Memasuki Halaman Polres Bitung. (*).<\/p>\n\n\n\n<p>Bitung, Swarakawanua.id-Aksi pencabulan sesama jenis hebohkan Kota Bitung, Minggu (29\/05\/2022).<\/p>\n\n\n\n<p>Dimana seorang oknum pengasuh di pondok pesantren\/panti asuhan berinisial SM, di Kecamatan Madidir Kota Bitung, diamankan polisi. Oknum pengasuh diduga melakukan perilaku seksual menyimpang terhadap sejumlah anak asuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari informasi yang berhasil dirangkum, salah satu bocah lelaki sebut saja Calvin (11), diduga disodomi oknum tersebut sejak tahun 2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Kasus ini baru terbongkar Minggu (29\/5), setelah korban memutuskan melarikan diri ke salah satu rumah warga, yang tak jauh dari panti asuhan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Santri itu kemudian menceritakan perlakuan sodomi yang dilakukan oknum tersebut kepada warga, karena sudah tersiksa dengan perlakuan seks menyimpang sesama jenis itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari pengakuan korban, peristiwa itu terjadi ketika ia belum lama masuk ke Panti Asuhan Al Ikhwan pada tahun 2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat korban sedang tidur di dalam kamar, pelaku masuk dan memaksa membuka celana korban. Saat itu juga, pelaku memasukkan alat kelaminnya ke lubang anus korban.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika korban berteriak kesakitan, mulut korban ditutup pelaku sembari mengancam untuk tidak memberitahukan hal itu kepada siapapun.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau dihitung sudah 200 kali lebih,\u201d kata korban, melalui rekaman suara yang diterima Manado Post dari pesan WhatsApp.<\/p>\n\n\n\n<p>Kejadian itu terus berulang dan terakhir terjadi pada Minggu, 29 Mei 2022, sehingga korban memberanikan diri keluar dari panti asuhan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut korban, ia tidak sendiri. Ada rekan satunya yang lebih dulu masuk ke Panti asuhan, disodomi oleh oknum terduga pelaku yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTeman saya itu sudah melarikan diri keluar dari panti asuhan beberapa waktu lalu,\u201d tambahnya seraya mengatakan, jika oknum terduga pelaku sering ia dan rekan-rekannya dapati sedang asik menonton video porno di telepon genggam.<\/p>\n\n\n\n<p>Mendapat informasi tersebut, pimpinan salah satu ormas Robby Supit warga Kelurahan Manembo-nembo Tengah Kecamatan Matuari Kota Bitung, melapor di SPKT Polres Bitung yang diterima Aipda Sofyan Darise, pukul 21.40 Wita, Selasa (31\/5).<\/p>\n\n\n\n<p>Inti laporan itu, tentang peristiwa Pidana UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PERPU Nomor 1 Tahun 2016 perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 81, dengan terlapor oknum SM.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari pantauan di Mapolres Bitung siang sekira pukul 13.00 Wita, Kamis (2\/6), baik korban dan pelapor didampingi pengacara mendatangi ruang Satuan Reserse Kriminal Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) untuk menjalani berita acara pemeriksaan (BAP).<\/p>\n\n\n\n<p>Tak lama berselang, oknum SM didampingi personel Polres Bitung tiba di Mapolres dan langsung masuk di ruang Unit PPA.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaat dijemput, yang bersangkutan sangat kooperatif,\u201d ujar salah satu personel Polres Bitung. Sampai berita ini dirangkum, BAP terhadap terduga pelaku masih sementara berlanjut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S Irawan, melalui Kasi Humas IPDA Iwan Setiyabudi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaat ini sedang ditangani oleh Unit PPA Polres Bitung,\u201d singkatnya.(Danz\/MP*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Caption: Oknum Pengasuh Pondok Saat Memasuki Halaman Polres Bitung. (*). Bitung, Swarakawanua.id-Aksi <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=17020\" title=\"Bitung Heboh! Seorang Santri Tersiksa Disodomi 200 Kali dari Pengasuh Pondok\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17021,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[33],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-17020","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bitung"},"views":5190,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17020"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17020"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17020\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17022,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17020\/revisions\/17022"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17020"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17020"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17020"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=17020"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}