{"id":18508,"date":"2022-07-28T09:14:40","date_gmt":"2022-07-28T09:14:40","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=18508"},"modified":"2022-07-28T09:24:50","modified_gmt":"2022-07-28T09:24:50","slug":"tak-beretika-ampg-sulut-kecam-keras-haris-pratama-siap-laporkan-pencemaran-nama-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=18508","title":{"rendered":"Tak Beretika dan Bermoral, AMPG Sulut Kecam Keras Haris Pratama"},"content":{"rendered":"\n<p>Capttion: Ketua AMPG Sulut Rubby Rumpesak.(*).<\/p>\n\n\n\n<p>Manado, Swarakawanua.id-Kecaman keras secara serentak dilakukan seluruh kader organisasi AMPG se-Indonesia terhadap sosok Haris Pratama.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Sulut, Ruby Rumpesak SH, Kamis (28\/7\/2022) kemarin menegaskan, pernyataan Haris Pratama, tidak beretika dan bermoral serta tidak menunjukan dirinya sebagai seorang pemimpin.<\/p>\n\n\n\n<p>Ruby Rumpesak secara terang-terang mengecam tindakan serta pernyataan-pernyataan Haris Pratama melalui rekaman vidoe yang beradar terhadap Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ketum Partai Golkar sangat bermartabat sehingga tidak pantas dan tak sopan seorang Haris Pratama mengatakan hal demikian. Suluruh kader AMPG tak menerima pernyataan Haris Pratama. Karena Ketum Golkar, selain pemimpin partai terbesr beliau punya pengikut puluhan juta kader di negeri ini. blbeliau juga adalah lambang negara. Karena punya jabatan strategis di kabinet negara yakni Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartanto.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, kami AMPG Sulut dengan tegas menyampaikan kepada Haris Pratama jangan sembarang mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tidak berkualitas dan tak berwibawah serta segera meminta maaf kepada Ketum Golkar,&#8221; tegas Ketua AMPG Sulut yang juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sulut ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Ruby Rumpesak juga mengajak seluruh kader organisasi untuk melakukan tindakan boikot terhadap Haris Pratama. Bukan itu saja, dia juga mengajak seluruh kader AMPG di Indonesia untuk melaporkan Haris Pramatama ke aparat penegak hukum atas tindakan tak terpuji serta dinilai telah mencemarkan nama baik terhadap Ketum Golkar.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/IMG_20220728_170833-300x178.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-18510\" width=\"264\" height=\"156\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cDalam pernyataannya itu dia menyebutkan \u201cSaya ingatkan kepada pemecah belah Komite Nasional Indonesia, calon Presiden odong \u2013 odong untuk siap \u2013 siap menerima serangan \u2013 serangan Ketua Umum KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia)\u201d itu dia sampaikan. Apakah itu pantas? Kan tidak? Dia itu siapa mau ancam-ancam Ketum kami,&#8221; terang Mantan Kecab GMKI Manado ini.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Haris PratamaI mestinya lebih kredibel dalam menyampaikan pandangan dan penilainnya bukan main serang tanpa jelas dan tak beretika,\u201d tambah Ruby Rumpesak seraya menyebutkan kader Golkar yang ada di AMPG tak pantas dan segera mundur yang bernaung di bawah Harus Pratama yang tidak memiliki etika yang baik,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Seruan Politisi sekaliber Ruby Rumpesak ini, tidak main-main. Karena tindakan Haris Pratama sudah masuk level pencemaran institusi Golkar. Karena penghinaannya kepada Airlangga, merupakan bentuk nyata perusakan citra partai sekaligus pelecehan terhadap kaderisasi di Partai Golkar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia mengatakan lagi, Airlangga sebagai Ketua Umum merupakan simbol Golkar, representatif Golkar, sekaligus kehormatan yang tidak bisa seenaknya direndahkan oleh siapapun. (Danz*).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Capttion: Ketua AMPG Sulut Rubby Rumpesak.(*). Manado, Swarakawanua.id-Kecaman keras secara serentak dilakukan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=18508\" title=\"Tak Beretika dan Bermoral, AMPG Sulut Kecam Keras Haris Pratama\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18509,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-18508","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-politik"},"views":1193,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18508"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18508"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18508\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18513,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18508\/revisions\/18513"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18508"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=18508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}