{"id":19511,"date":"2022-09-04T01:16:23","date_gmt":"2022-09-04T01:16:23","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=19511"},"modified":"2022-09-06T01:24:59","modified_gmt":"2022-09-06T01:24:59","slug":"penguasa-lahan-tidak-akan-menghalangi-pekerjaan-pembangunan-bendungan-kuwil-kawangkoaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=19511","title":{"rendered":"Penguasa Lahan Tidak Akan Menghalangi Pekerjaan Pembangunan Bendungan Kuwil-Kawangkoaan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Minut, Swarakwanua.id &#8211; Pihak yang menguasai lahan tidak akan menghalangi jalannya pekerjaan pembangunan fasilitas penunjang Bendungan Kuwil-Kawangkoaan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tidak sekalipun ada niat untuk menghalangi jalannya pekerjaan namun kami tidak bisa karena ini proyek nasional,&#8221; ujar Noch Sambouw.<\/p>\n\n\n\n<p>Lanjutnya, hal itu dibuktikan dengan adanga pertemuan pada Kamis (1\/9\/22) lalu antara pihak Balai Sungai I Sulawesi Utara (Sulut) diwakili Kasatker Janeny Mamoto bersama PPK dengan pihak yang mengusai lahan yakni Keluarga Tampa dan Noch Sambouw.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Jadi, pada pertemuan tersebut lahan yang disengketakan sudah dilakukan land clearing sebagai tanda pekerjaan di lahan itu bisa dilaksanakan,&#8221; bebernya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"178\" src=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG-20220904-WA0003-1-300x178.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-19515\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pertemuan itu diprakarsai oleh pihak kepolisian Polres Minahasa Utara dihadiri oleh Kapolsek Airmadidi, Kasat Intel dan Kasat Sahbara Polres Minahasa Utara.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Semula belum bisa dilakukan pekerjaan tapi setelah dilakukan pertemuan kami selaku penguasa lahan mempersilahkan untuk dilakukan pekerjaan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertanyaan pun dilontarkan kepada Sambouw terkait kesepakan apa yang disetujui. Apakah ada pembayaran atau kopensasi dengan sejumlah uang yang dibayarkan kepada pihak penguasa lahan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"178\" src=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG20220901104654-300x178.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-19514\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Noch Sambouw menjawab sama sekali tidak ada pembayaran atau kompensasi uang yang dimintakan. Namun kata dia, ada hal yang lebih penting dan perlu diperhatikan oleh stekholder penyelenggara pekerjaan Bendungan Kuwil-Kawangkoaan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Yang perlu diperhatikan yakni gunakan SDM masyarakat Desa Kuwil yang ada yaitu bukan hanya pekerjaan yang pendapatannha tidak sebanding dengan pekerjaan. Minimal ada standart UMP yang dibayarkan,&#8221; tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Hail ini untuk membantu pertumbuhan ekonomi di Desa Kuwil, selain itu tolong perhatikan fasilitas jalan umum yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat Desa Kuwil untuk beraktifitas masuk keluar Desa agar diperhatikan kondisinya yang sudah sangat merugikan pengguna kendaraan di jalan umum dimaksud,&#8221; tutunya kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami pastikan akan mendampingi dan turut mengamankan pekerjaan di lahan yang dikuasainya disertai dengan membuat Surat Pernyataan diatas meterai dan telah diserahkan kepada Pihak Balai Sungai Janeny Mamoto,&#8221; timpalnya. (Mesakh)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minut, Swarakwanua.id &#8211; Pihak yang menguasai lahan tidak akan menghalangi jalannya pekerjaan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=19511\" title=\"Penguasa Lahan Tidak Akan Menghalangi Pekerjaan Pembangunan Bendungan Kuwil-Kawangkoaan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19512,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-19511","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-minut"},"views":773,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19511"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19511"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19511\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19517,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19511\/revisions\/19517"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19512"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19511"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=19511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}