{"id":20519,"date":"2022-10-14T11:04:39","date_gmt":"2022-10-14T11:04:39","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=20519"},"modified":"2022-10-14T11:04:41","modified_gmt":"2022-10-14T11:04:41","slug":"pln-updk-minahasa-jaga-pasokan-listrik-saat-blackout-landa-sulawesi-utara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=20519","title":{"rendered":"PLN UPDK Minahasa Jaga Pasokan Listrik Saat Blackout Landa Sulawesi Utara"},"content":{"rendered":"\n<p>Minahasa, Swarakawanua.id-Gangguan kelistrikan&#8211;blackout&#8211;di Sulawesi Utara dan Gorontalo pada tanggal 11 Oktober 2022 berdampak pada lepasnya beberapa pembangkit yang berada di Sistem Kelistrikan Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa pembangkit yang terkena dampak adalah PLTA Tonsealama; PLTA Tanggari; PLTP Lahendong dan PLTU Amurang.<\/p>\n\n\n\n<p>PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pengendalian (UPDK) Minahasa bergerak cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>PLN UPDK Minahasa sigap segera mengoperasikan PLTA Tanggari dan PLTD Bitung sebagai blackstart untuk membangun sistem utama di 70 kV.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu dua unit PLTU Amurang juga segera masuk untuk menambah kekuatan pembangkit di sistem 150 kV dilanjut dengan pengoperasian pembangkit PLTP Lahendong dan pembangkit lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Manajer PLN UPDK Minahasa, Andreas Arthur menjelaskan, pengoperasian pembangkit secara cepat membutuhkan perjuangan yang tidak mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dimana, seluruh operator harus memastikan kesiapan operasi peralatan utama seperti turbin, boiler dan condensor demikian juga peralatan peralatan bantu.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Perbaikan ini juga membutuhkan kesigapan dari tim pemeliharaan pembangkit saat harus melakukan perbaikan peralatan yang terkena dampak secara operasional,&#8221; katanya, Jumat 14 Oktober 2022.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengupayaan pengoperasian pembangkit tersebut berlangsung sejak awal kejadian sampai dengan 12 oktober 2022.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Seluruh tim berjibaku tanpa mengenal waktu dan tanpa kenal lelah dengan tujuan menormalkan kembali seluruh unit tersebut,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan personel PLTA Tanggari, PLTA Tonsealama, PLTP Lahendong dan PLTU Amurang memaksimalkan seluruh upaya agar tidak terjadi defisit daya akibat dari kekurangan pembangkit.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara, pembangkit-pembangkit diesel yang menjadi pembangkit back up saat terjadi gangguan sistem tetap beroperasi normal.<\/p>\n\n\n\n<p>Dmana PLTD Bitung dan PLTD Lopana dapat beroperasi cepat sembari menunggu pembangkit non BBM dengan kapasitas yang lebih besar dapat beroperasi.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Puji Tuhan sampai dengan saat ini tidak terjadi pemadaman akibat kekurangan pasokan pembangkit,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Seluruh kegiatan penormalan pembangkit tersebut tetap dilaksanakan dengan memperhatikan faktor keselamatan kerja pada personel dan juga instalasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>PLN UPDK Minahasa beserta seluruh unit pembangkitnya berkomitmen untuk tetap menjaga kehandalan pembangkit dalam kondisi apapun.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun terjadi gangguan cuaca ataupun gangguan eksternal lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Keandalan pembangkit ini juga didukung ketersediaan energi primer yang cukup,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>PLN UPDK Minahasa juga tetap berkomitmen untuk terus melakukan inovasi inovasi teknis yang dapat memperkuat kehandalan pembangkit yang mendukung kehandalan pada sistem Sulawesi Utara dan Gorontalo.(Danz*).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minahasa, Swarakawanua.id-Gangguan kelistrikan&#8211;blackout&#8211;di Sulawesi Utara dan Gorontalo pada tanggal 11 Oktober 2022 <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=20519\" title=\"PLN UPDK Minahasa Jaga Pasokan Listrik Saat Blackout Landa Sulawesi Utara\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20520,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[22],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-20519","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-edukasi"},"views":723,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20519"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20519"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20519\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20521,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20519\/revisions\/20521"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20520"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20519"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=20519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}