{"id":22079,"date":"2022-12-01T04:39:21","date_gmt":"2022-12-01T04:39:21","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=22079"},"modified":"2022-12-01T04:39:23","modified_gmt":"2022-12-01T04:39:23","slug":"tikam-warganya-hukum-seberat-beratnya-sekdes-biadab-desa-tountimomor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=22079","title":{"rendered":"Tikam Warganya, Hukum Seberat-beratnya Sekdes Biadab Desa Tountimomor!"},"content":{"rendered":"\n<p>Caption: Oknum Sekdes Tountimomor, Kecamatan Kakas,  Lelaki TK alias Tommy. (*).<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Minahasa, Swarakawanua.id-Perbuatan Sekretaris Desa Tountimomor yakni lelaki TK (47) alias Tommy, yang menikam warganya sendiri lelaki BS alias Bo hingga pendarahan patut dihukum seberat-beratnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, tindakan yang dilakukan Sekdes Tountimomor ini dinilai sebuah perbuatan biadab. Itu karena Sekdes TK melakukan itu usai mewakili Hukum Tua (Kumtua) Desa Tountimomor yang saat ini sudah mendekam dalam penjara menyampaikan sambutan desa untuk menjaga keamanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Gilanya, usai memberikan himbauan menjaga keamanan desa setempat, Sekdes lelaki biadab TK ini malah menikam warganya yang adalah tokoh masyarakat serta calon Kumtua, belum lama ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengamat Publik Stonly Kussoy mengatakan, perbuatan Sekdes ini sangat gila, karena dia yang menjadi biang kekacauan di desa setempat. &#8220;Sehrusnya, dia yang membawa sambutan menjaga keamanan desa yang menjadi teladan. Bukan dia yang melakukan perbuatan kriminalitas di dese setempat,&#8221; ungkap dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengamat publik yang juga berdarah Minahasa ini meminta aparat penegak hukum mulai dari Polres, Kejari dan PN Tondano jangan memberikan hukuman ringan kepada Sekdes biadab ini. &#8220;Hukum Jo seberat-berat pa Sekdes biadab Tountimomor yang saat ini sudah mendekam di dalam penjara,&#8221; ungkap Stonly Kussoy, pengamat publik terkenal ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, tindakan tak terpuji dilakukan oleh oknum Sekertaris Desa (Sekdes) Tountimomor, Kecamatan Kakas Barat, Mianahasa TK (47) alias Tommy nekat menganiaya Boslar Sanger (61) dengan menggunakan senjata tajam (Sajam). Ini terjadi Minggu (27\/11\/22) pukul 18.15 Wita tepatnya di kediaman keluarga Maindoka-Pangaow.<\/p>\n\n\n\n<p>Informasi yang dirangkum korban menghsdiri pesta pernikahan (Balas Gereja) juga dihadiri oleh tersangka sebagai perwakilan Pemerintah Desa (Pemdes) Tountimomor. Menurut saksi, RK (saksi lain) korban, tersangka dan saksi HW sedang dalam perbincangan masalah hukum tua.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTersangka sempat meninggalkan saya dan korban. Sekitaran 5-10 menit kemudia kembali sambil berteriak \u2018Bo Saya bunuh kamu\u2019 (menggunakan dialek Manado, red) kemudian langsung menikam korban dan mengenai bagian dada hingga korban terjatuh,\u201d beber saksi HW.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak sampai situ, saat korban sudah dalam keadaan jatuh dan tak berdaya, tersangka menikam korban untuk kedua kalinya ,dan mengenai bagian perut. Usai melakukan aksinya, tersangka pun pergi meninggalkan lokasi Acara.<\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui, tersangka melakukan hal tersebut, setelah selesai memberikan sambutan mewakili pemerintah, dan mengajak masyarakat untuk bersama menjaga keamanan desa. ,(Danz).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Caption: Oknum Sekdes Tountimomor, Kecamatan Kakas, Lelaki TK alias Tommy. (*). Minahasa, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=22079\" title=\"Tikam Warganya, Hukum Seberat-beratnya Sekdes Biadab Desa Tountimomor!\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22080,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-22079","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-minahasa"},"views":786,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22079"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22079"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22079\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22081,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22079\/revisions\/22081"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22080"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22079"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22079"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22079"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=22079"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}