{"id":28938,"date":"2023-10-30T05:54:49","date_gmt":"2023-10-30T05:54:49","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=28938"},"modified":"2023-10-30T14:22:58","modified_gmt":"2023-10-30T14:22:58","slug":"upah-buruh-tak-bayar-proyek-dranase-103-miliar-di-ranomuut-terhenti-kaki-setengah-kontrak-di-penjara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=28938","title":{"rendered":"Upah Buruh Tak Bayar, Proyek Drainase 10,3 Miliar di Ranomuut Terhenti, &#8216;Kaki Setengah&#8217; Kontraktor di Penjara"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Caption<\/strong>: Proyek Drainase 10,3 Miliar di Ranomuut Terhenti, karena Gaji Buruh Belum Dibayar. (*)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Manado,Swarakawanua.id-Pelaksanaan proyek peningkatan drainase di jalan Maesaa yang berada di daerah Ranomuut, Kecamatan Paal 2, Kota Manado patut dipertanyakan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, proyek berbandrol 10,3 miliiar dengan nomor kontrak D03\/PUPR\/CK-06-2.01-\/002\/SP\/VII\/2023 dan waktu pelaksana 150 hari kerja terhitung bulan Juli, kegiatan proyeknya sudah terhenti saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu karena proyek 10,3 miliar dengan panjang 1 kilo meter yang dikerjakan CV Bintang Mas yang dipimpin lelaki (AP) alias Pusung ini sudah mengambil uang muka 30 persen atau sekitar 2,7 miliar sudah dicairkan untuk membiayai proyek itu tapi pekerjaan masih berkisar 30 persen.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan yang lebih memiriskan lagi, pihak pelaksana proyek publik peningkatan drainase di Kota Manado itu belum membayarkan gaji pekerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga para pekerja dan kepala tukang alias bas sudah tidak lagi melanjutkan pekerjaan proyek 10,3 miliar itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Harusnya, proyek itu sudah masuk volume kerja berkisar 60 persen, kerena hanya tinggal waktu 1 bulan lebih saja atau batas akhir pertengahan bulan Desember 2023 ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara pihak pelaksana proyek diduga sudah membawa kabar pencairan uang muka tapi tidaka mau membayarkan upah pekerja.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"178\" src=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/IMG_20231030_134815-300x178.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-28940\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>&#8220;Sesuai informasi dari para pekerja mereka belum mau lanjutkan pekerjaan, karena gaji belum dibayarkan. Kontraktor cuma modal dengkul, karena kalau bonafit harusnya pekerjaan sudah sesuai capaian,&#8221; ungkap salah seorang warga kepada Media di lokasi pekerjaan yang sedang melihat tumpukan material mulai melebar ke jalan raya. (Danz*).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Caption: Proyek Drainase 10,3 Miliar di Ranomuut Terhenti, karena Gaji Buruh Belum <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=28938\" title=\"Upah Buruh Tak Bayar, Proyek Drainase 10,3 Miliar di Ranomuut Terhenti, &#8216;Kaki Setengah&#8217; Kontraktor di Penjara\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28939,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-28938","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-manado"},"views":2770,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28938"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28938"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28938\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28955,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28938\/revisions\/28955"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28939"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28938"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28938"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28938"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=28938"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}