{"id":32380,"date":"2024-06-28T23:47:17","date_gmt":"2024-06-28T23:47:17","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=32380"},"modified":"2024-07-28T23:48:19","modified_gmt":"2024-07-28T23:48:19","slug":"franny-sengkey-instruksikan-176-panwas-desa-awasi-ketat-pelaksanaan-coklit-daftar-pemilih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=32380","title":{"rendered":"Franny Sengkey Instruksikan 176 Panwas Desa Awasi Ketat Pelaksanaan Coklit Daftar Pemilih"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Caption: Komisioner Bawaslu Minsel  Frany Sengkey.(*).<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Minsel,Swarakawanua.id-Sukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Minahasa Selatan menginstruksikan jajara di tingkat bawah untuk fokus dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan di lapangan.<\/strong><br><\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut disampaikan anggota Bawaslu Minsel Frany Sengkey kepada 176 jajaran Panita Pengawasn (Panwas) Desa dan Kelurahan yang tersebar di 17 Kecamatan se-Minsel.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Koordinator Pengawasan Hukum dan Humas ini, Coklit atau pencocokan dan penelitinan daftar pemilih merupakan tahapan penting dan panjang dalam proses Pilkada yang nantinya digelar pada 27 November 2024, mendatang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"178\" src=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/IMG_20240729_074241-300x178.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-32382\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Karenanya, PKD yang merupakan ujung tombak Bawaslu dalam melakukan pengawasan langsung dari proses Coklit ini harus benar-benar memahami detail pelaksanaan Coklit berjalan sesuai kordir regulasi, dan memastikan bahwa setiap masyarakat MInsel yang sudah masuk dalam kategori pemilih tidak kehilangan hak pilihnya.<br><\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni penting, jika Panwas Desa\/Kelurahan memiliki kemampuan kapasitas terhadap pemahaman regulasi, tentunya Coklit yang menjadi bagian penting dari pelaksanaan Pilkada bisa berjalan secara maksimal,\u201d bebernya Jumat (28\/6) 2024.<br><\/p>\n\n\n\n<p><br>\ufffcBawaslu Minsel saat memberikan pembekalan terhadap 176 Panwas Desa\/Kelurahan terkait Tahapan Coklit Daftar Pemilih.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Sengkey, dalam Coklit tentunya ada 3 prinsip yang harus dipastikan oleh jajaran Pengawas Desa\/Kelurahan. Yakni, pertama yang dilakukan harus memastikan orang yang tidak memenuhi syarat dikeluarkan dari daftar pemilih. Kedua, memastikan orang yang mememuhi syarat masuk dalam daftar pemilih dan ketiga adalah pengwas memastikan perilaku coklit Pantarilih sesuai prosedur atau tidak. Sebab berkaca pada pengawasan coklit pemilu lalu, dalam pelaksanaannya ada banyak perilaku pantarlih bertindak tidak sesuai SOP.\u00a0 Dan iniharus diantisipasi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"178\" src=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/IMG_20240729_074308-300x178.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-32383\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>\ufffc\u201cPentingnya PKD dikumpul untuk memberikan arahan teknis dan strategi pengawasan Coklit.&nbsp; Pihak PKD juga penting dilatih terkait pengisian laporan hasil pengawasan sebab kerja pengawasan bukan hanya mengawasi tapi bersifat administratif termasuk tata cara pengisian laporan,\u201d katanya.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan, jika nantinya dalam pengawasan Coklit PKD wajib mengisi alat kerja pengawasan yang merupakan sarana atau alat ukur pengawasan.<br><\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita harap PKD bisa bekerja optimal demi suksesnya Pemilihan kepala daerah pada 27 November, mendatang,\u201d tutupnya. (Dqnz*).<br><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Caption: Komisioner Bawaslu Minsel Frany Sengkey.(*). Minsel,Swarakawanua.id-Sukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=32380\" title=\"Franny Sengkey Instruksikan 176 Panwas Desa Awasi Ketat Pelaksanaan Coklit Daftar Pemilih\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32381,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-32380","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-minsel"},"views":484,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32380"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32380"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32384,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32380\/revisions\/32384"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/32381"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32380"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=32380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}