{"id":34896,"date":"2024-11-19T02:02:00","date_gmt":"2024-11-19T02:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=34896"},"modified":"2024-12-15T02:05:12","modified_gmt":"2024-12-15T02:05:12","slug":"hashim-djojohadikusumo-pikat-pendanaan-hijau-eur-12-miliar-untuk-sektor-kelistrikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=34896","title":{"rendered":"Hashim Djojohadikusumo Pikat Pendanaan Hijau EUR 1,2 Miliar untuk Sektor Kelistrikan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>PEMERINTAH<\/strong> melalui Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, berhasil memikat pendanaan hijau sebesar EUR 1,2 miliar untuk sektor kelistrikan dari Kreditanstalt f\u00fcr Wiederaufbau (KfW) pada ajang Conference of the Parties (COP) 29 di Baku, Azerbaijan, Rabu (13\/11\/2024).<\/p>\n\n\n\n<p>Pendanaan tersebut digunakan untuk pengembangan sejumlah infrastruktur kelistrikan hijau menuju swasembada energi nasional yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara PT PLN dengan KfW, untuk pengembangan proyek energi bersih yaitu pembangkit listrik tenaga air (PLTA) pumped storage dan transmisi yang menghubungkan ke pembangkit hijau.<\/p>\n\n\n\n<p>Hashim menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mengakselerasi transisi energi. Dengan menggalang kolaborasi hingga tingkat global, peralihan ke energi terbarukan diharapkan mampu menopang swasembada energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami telah memiliki strategi baru selama lima tahun ke depan dengan mencapai pertumbuhan ekonomi minimal 8 persen secara berkelanjutan,\u201d ucap Hashim.<\/p>\n\n\n\n<p>Hashim mengatakan, pengembangan sumber energi bersih berperan krusial untuk meningkatkan daya saing industri. Dalam 15 tahun ke depan, kapasitas pembangkit energi terbarukan Indonesia ditargetkan bertambah 75 persen dari total penambahan kapasitas listrik sebesar 100 gigawatt (GW).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami akan menjadi negara besar yang akan memenuhi tanggung jawab dalam menjaga masa depan lingkungan. Kami sangat mengapresiasi kerja sama internasional yang telah terjalin sebagai bentuk upaya bersama mencapai target net zero emissions (NZE),\u201d jelas Hashim.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan, PLN mendukung penuh langkah pemerintah menjalankan transisi energi. \u201cBerbagai kolaborasi dan inisiatif telah dijalankan PLN guna menyukseskan proyek-proyek kelistrikan yang berkelanjutan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Darmawan mengatakan, keterlibatan KfW dalam proyek-proyek hijau PLN diharapkan mampu menarik lebih banyak mitra internasional untuk turut berkolaborasi. Sehingga, akan tercipta suatu kolaborasi strategi, teknis dan investasi yang berkelanjutan dalam aksi iklim global.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKolaborasi ini menandakan langkah proaktif PLN dalam memperluas kemitraan internasional dalam meningkatkan swasembada energi nasional yang berkelanjutan searah dengan aksi iklim global,\u201d kata Darmawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sustainability Officer KfW Group, J\u00fcrgen Kern, menjelaskan dukungan KfW kepada Indonesia merupakan wujud komitmen negara Jerman dalam mendukung kerja sama internasional untuk mencapai transformasi hijau.<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi, menurut J\u00fcrgen, PLN merupakan pusat transisi energi di Indonesia. PLN memiliki komitmen yang kuat untuk menghijaukan sektor energi sekaligus memastikan akses energi yang andal.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cOleh karena itu, kami percaya bahwa Indonesia-Jerman terus bisa memperkuat kemitraan di sektor energi. Terutama dalam proyek energi bersih seperti panas bumi, air dan juga transmisi. Untuk mencapai target NZE, diperlukan kolaborasi dan kemitraan yang baik,\u201d kata J\u00fcrgen.(dns)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PEMERINTAH melalui Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, berhasil memikat pendanaan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=34896\" title=\"Hashim Djojohadikusumo Pikat Pendanaan Hijau EUR 1,2 Miliar untuk Sektor Kelistrikan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":34897,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-34896","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorized"},"views":1306,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34896"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=34896"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34896\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34898,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34896\/revisions\/34898"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/34897"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=34896"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=34896"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=34896"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=34896"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}