{"id":38770,"date":"2025-11-14T09:41:48","date_gmt":"2025-11-14T09:41:48","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=38770"},"modified":"2025-11-14T09:41:49","modified_gmt":"2025-11-14T09:41:49","slug":"lo-punya-duit-lo-punya-kuasa-mafia-tanah-berlebel-konglongmerat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=38770","title":{"rendered":"&#8216;Lo Punya Duit Lo Punya Kuasa&#8217; Mafia Tanah Berlebel Konglongmerat"},"content":{"rendered":"\n<p>Foto : <em><strong>Noch Sambouw, S.H, M.H, C.M.C dan Tim<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Manado, Swarakawanua.id <em>&#8211; &#8216;Lo Punya duit lo punya kuasa&#8217; <\/em>ungkapan itu sangatlah cocok ditautkan kepada mafia-mafia tanah berlebel konglongmerat.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal itu pun kini dirasakan oleh masyarakat Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Dimana tanah yang telah dikuasai bahkan dikelola kini mulai dirampas oleh salah satu mafia tanah berlebel konglongmerat Jimmy Widjaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Khusus Jimmy Widjaya sendiri namanya sering terdengar bagi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) sebab acap kali tersandung kasus tanah. Yang terjadi di Desa Sea hak masyarakat kecil kini akan dirampas oleh sang konglongmerat dengan bermodalkan alas hak &#8216;BODONG&#8217;.<\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat Desa Sea tak tinggal diam mereka mencoba melawan akan tetapi apalah daya melawan konglongmerat yang notabene unggul dalam segala hal tentu bukanlah hal mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu contohnya pembuatan pagar beton pada 30 September 2025 lalu masyarakat Desa Sea yang adalah pemilik lahan tak bisa berbuat banyak. Karena sang konglomerat Jimmy Widjaya langsung mengandeng Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polda Sulawesi Utara, Polresta Manado dan Brimob untuk mengawal sekaligus menakut-nakuti masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini masyarkat yang telah menguasai lahan dari tahun 1960 kini tak bisa lagi mengambil hasil perkebunan mereka karena sudah ditutupi pagar beton bahkan didalam tanah milik masyarakat dipasang CCTV.<\/p>\n\n\n\n<p>Melawan mafia tanah berlebel konglongmerat masyarakat mengandeng Kuasa Hukum Noch Sambouw, S.H, M.H, C.M.C dan tim untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado dengan nomor perkara 19\/G\/2025\/PTUN Mdo yang tepat hari ini Jumat (14\/11\/2025) sudah dilakukan pemeriksaan setempat atau sidang lokasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemeriksaan setempat atau sidang lokasi dipimpin langsung ketua Majelis Hakim Erick Siswandi Sihombing, S.H, M.H, dibantu Hakim Anggota Muh Ridhal Rinaldy, S.H, Fitrayanti Arshad Putri, S.H dan Panitera Pengganti Rivo Turangan, S.H.<\/p>\n\n\n\n<p>Kuasa Hukum Noch Sambouw menjelaskan surat-surat yang dikantongi oleh konglongmerat Jimmy Widjaya adalah &#8216;Bodong&#8217;.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Sudah jelas-jelas surat-surat mereka itu bodong. Karena jual beli antara Mumu,cs dan Jimmy Widjaya terjadi pada saat tanah ini sedang bersengketa pada tahun 2015. Jadi, mafia tanah sampai saat ini masih bergerilya di Sulawesi Utara sampai saat ini,&#8221; jelasnya.(Mesakh)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Foto : Noch Sambouw, S.H, M.H, C.M.C dan Tim Manado, Swarakawanua.id &#8211; <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=38770\" title=\"&#8216;Lo Punya Duit Lo Punya Kuasa&#8217; Mafia Tanah Berlebel Konglongmerat\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":38765,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26,29,17,1],"tags":[61,63],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-38770","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-manado","8":"category-minahasa","9":"category-sulut","10":"category-uncategorized","11":"tag-desa-sea","12":"tag-noch-sambouw"},"views":1115,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38770"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38770"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38770\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38771,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38770\/revisions\/38771"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/38765"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38770"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38770"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38770"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=38770"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}