{"id":38822,"date":"2025-11-16T14:54:33","date_gmt":"2025-11-16T14:54:33","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=38822"},"modified":"2025-11-16T14:54:35","modified_gmt":"2025-11-16T14:54:35","slug":"kapolda-sulut-atensi-khusus-kasus-penganiayaan-dua-pegawai-pn-manado-6-dipanggil-4-orang-diperkirakan-tsk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=38822","title":{"rendered":"Kapolda Sulut Atensi Khusus Kasus Penganiayaan Dua Pegawai PN Manado, 6 Dipanggil, 4 Orang Diperkirakan TSK"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Manado,Swarakawanua.ID-Kasua penganiayaan murni terhadap dua pegawai Pengadilan Negeri (PN) Manado mendapat atensi khusus Kapolda Sulut, Irjel Pol. Royche Langie.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Buktinya atensi khusus itu membuat penyidikmPenyidik Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulut terus mendalami terduga pelaku yakni Raja Laut Ko Simon Cs.<\/p>\n\n\n\n<p>Dilaporkan setelah penyidik Kamneg Polda Sulut melakukan pengembangan kasus dan pengumpulan bukti lewat pengakuan warga serta video yang beredar, sudah 6 orang dipanggil pihak penyidik Kamneg Polda Sulut.<\/p>\n\n\n\n<p>Belum lama ini, Simon Tatakude dan anaknya yakni Yusak alias Usa Tatakude serta satu orang lainnya memenuhi panggilan penyidik Kamneg Polda Sulut.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun berdasarkan bocoran yang diterima Media menyebutkan, dari 6 orang terduga pelaku penganiayaan terhadap dua pegawai PN yakni Panitera muda dan Juru Sita, sebanyak 4 orang bakal dijadikan tersangka dalam kasus penganiayaan murni terhadap dua orang aparat penegak hukum di PN Manado tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan dikabarkan pada hari Senin atau besok nanti, Kamneg Polda Sulut akan menetapkan tersangka dalam kasus penganiayaan 2 orang pegawai PN Manado yang terjadi di lokasi eks lahan Corner 52 yang terletak kelurahan Sario Tumpaan, Kecamatan Sario, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).<\/p>\n\n\n\n<p>Diperkirakan sebanyak 4 orang terduga pelaku pemukulan akan ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Pak Kapolda Sulut berikan atensi terhadap kasus penganiayaan 2 pegawai PN Manado,&#8221; ungkap sumber yang enggan menyebutkan namanya&nbsp; di lingkup Pemprov Sulut.<\/p>\n\n\n\n<p>Kasus penganiayaan terhadap dua Pegawai PN yang dilaporkan ke Polda Sulut pada akhir bulan Juli hingga bulan Oktober 2025 sempat jalan di tempat kasusnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun kini kasus penganiyaan terhadap 2 pegawai PN Manado sudah nyaris final di Kamneg Polda Sulut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga dalam waktu dekat ini pihak Kamneg Polda Sulut akan menetapkan tersangka&nbsp; kasus penganiayaan dua pegawai PN Manado tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulut melalui Kasubdit Keamanan Negara (Kamneg) AKBP Nanang Nugroho mengakui ada tiga orang yang diperiksa penyidik Kamneg dari 6 orang yang akan dipanggil oleh pihaknya dalam dugaan kasus kriminal murni tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Para terduga pelaku akan dijerat pasal berlapis yani Pasal 351 KUHP pemukulan da penganiayaan, Pasal 170 KUHP turut bersama dan pasal 216 pidana menghalang-halangi proses eksekusi Pengadilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim penyidik lanjut Nanang sedang menggali keterangan saksi, mengumpulkan bukti lapangan dan secepatnya menggelar perkara untuk penetapan tersangka.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSemua tindakan yang melanggar hukum akan ditindak secara tegas sesuai aturan. Kalau terbukti ada unsur penganiayaan, pasti kami proses. Tidak ada yang kebal hukum di republik ini,\u201d tegas Nanang. (DanZ).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manado,Swarakawanua.ID-Kasua penganiayaan murni terhadap dua pegawai Pengadilan Negeri (PN) Manado mendapat atensi <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=38822\" title=\"Kapolda Sulut Atensi Khusus Kasus Penganiayaan Dua Pegawai PN Manado, 6 Dipanggil, 4 Orang Diperkirakan TSK\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":38823,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-38822","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-manado"},"views":976,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38822"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38822"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38822\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38824,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38822\/revisions\/38824"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/38823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38822"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=38822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}