{"id":39474,"date":"2025-11-11T07:14:00","date_gmt":"2025-11-11T07:14:00","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=39474"},"modified":"2025-11-28T07:20:47","modified_gmt":"2025-11-28T07:20:47","slug":"pln-uid-suluttenggo-gelar-upacara-peringatan-hari-pahlawan-tekankan-semangat-kepahlawanan-dalam-melayani-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=39474","title":{"rendered":"PLN UID Suluttenggo Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Tekankan Semangat Kepahlawanan Dalam Melayani Masyarakat"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Swarakawanua.id, MANADO\u2013<\/strong>PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) turut memeriahkan peringatan Hari Pahlawan 10 November dengan menyelenggarakan upacara bendera bertempat di Kantor PLN UID Suluttenggo.<\/p>\n\n\n\n<p>Upacara ini diikuti oleh jajaran Manajemen dan Pegawai PLN Group Suluttenggo dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada jasa-jasa para pahlawan nasional yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam momentum yang sarat makna ini, PLN UID Suluttenggo mengajak seluruh insan perusahaan untuk merefleksikan semangat kepahlawanan dalam tugas sehari-hari, terutama dalam menjaga keandalan pasokan listrik demi kemajuan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sambutannya sebagai Pembina Upacara, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Suluttenggo, Maman Sulaeman menekankan bahwa di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian untuk melayani.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cInilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya. Untuk itu semangat kepahlawanan modern adalah bentuk dedikasi total dalam melayani,\u201d ungkap Maman.<\/p>\n\n\n\n<p>Hari Pahlawan hari ini bukan sekadar mengenang jasa para pendahulu, namun juga menjadi momentum bagi kita seluruh Insan PLN untuk mengambil peran sebagai pahlawan masa kini. Pahlawan kelistrikan adalah mereka yang memastikan listrik menyala andal tanpa henti, yang bekerja di tengah tantangan demi menerangi setiap rumah, industri, dan sektor vital di Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo.<\/p>\n\n\n\n<p>Maman menambahkan bahwa kontribusi nyata PLN dalam menjaga stabilitas kelistrikan, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, dan menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan wujud nyata meneruskan perjuangan para pahlawan. Semangat kepahlawanan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSemangat untuk terus berinovasi, memberikan pelayanan terbaik, serta memastikan seluruh wilayah teraliri listrik adalah bentuk penghormatan tertinggi kita. Dengan sinergi dan integritas, kita wujudkan \u2018Energi yang Bermanfaat\u2019 untuk seluruh masyarakat yang kita layani,\u201d tutupnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan ini tidak hanya terpusat di Kantor Induk. Untuk memastikan semangat perjuangan tersebar merata, upacara serupa juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana di bawah naungan PLN UID Suluttenggo, mulai dari Manado, Palu, Gorontalo, Tahuna, Kotamobagu, Luwuk, hingga Tolitoli. Hal ini menegaskan komitmen seluruh insan PLN di berbagai daerah untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa. (***)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Swarakawanua.id, MANADO\u2013PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=39474\" title=\"PLN UID Suluttenggo Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Tekankan Semangat Kepahlawanan Dalam Melayani Masyarakat\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39475,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23,90],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-39474","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ekbis","8":"category-pln"},"views":77,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39474"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39474"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39474\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39476,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39474\/revisions\/39476"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39475"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39474"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=39474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}