{"id":4034,"date":"2021-03-05T06:17:20","date_gmt":"2021-03-05T06:17:20","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=4034"},"modified":"2021-03-05T06:17:25","modified_gmt":"2021-03-05T06:17:25","slug":"catat-379-kasus-jg-kwl-janji-turunkan-angka-stunting-di-minut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=4034","title":{"rendered":"Catat 379 Kasus,  JG-KWL Janji Turunkan Angka Stunting di Minut"},"content":{"rendered":"\n<p>Caption Foto: Bupati dan Wabup Dalam Kegiatan Tadi <\/p>\n\n\n\n<p>MINUT, SwaraKawanua.Izd &#8211; Stunting merupakan sebuah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Hal ini yang menyebabkan adanya gangguan di masa yang akan datang yakni mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal bagi anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi hal tersebut Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda-Kevin Wiliam Lotulong (JG-KWL) berjanji dimasa pemerintahannya akan menurunkan angka pengidap Stunting yang terdata hingga Januari 2021 ada 379 kasus tersebar di 18 Desa.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami akan akan berupaya menurunkan kasus ini hingga angka 100-150 di Kabupaten Minut. Tentunya demi menggapai itu semua dibutuhkan keluarga dengan kualitas sehat sert meningkatkan pelayanan disemua puskesmas termasuk menjemput bola dengan membuat rumah data di setiap Desa,&#8221; ujar Bupati didampaing Wabup dalam Launcing Kegiatan BOKB tahun 2021 yaitu kegiatan penggerakan dan pelayanan KB, percepatan penurunan stunting dan peresmian Rumah Dataku, di Desa Tiwoho Kamis (4\/3\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p>Lanjut Bupati menjelasakan, kasus Stunting disebabkan oelh beberapa faktor seperti asupan gizi yang buruk, pola asuh anak yang tidak baik, sanitasi lingkungan buruk terutama seorang anak 1000 hari pertama kehidupan kehidupan yaitu sejak bayi dalam kandungan sampai anaka berusia dua tahun. Lebih jauh Bupati mengatakan dalam Rancangan Pembangunan Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 prefensi Stunting akan diturunkan sampai 14 persen di akhir 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Stunting menjadi masalah besar bagi kita semua karena dapa menurunkan keshara dan produktif kerja seseorang. Untuk itu, konvergensi penanganannya sedang di lakukan oleh pemerintah kabupaten dengan melibatkan perangkat daerah dan sektor swasta, khususnya untuk percepatan penurunan BB Stunting di 18 Desa,&#8221; tuturnya menjelaskan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai tambahan informasi, khusus stunting di Kabupaten Minut per Januari 2021 berjumlah 379 dan terdapat 18 desa dengan kasus stunting yaitu Desa Kaasar, Desa Watudambo, Desa Waleo, Desa Watutumou I, Desa Kokoleh II, Desa Paslaten, Desa Bahoi, Desa Teremaal, Desa Sonsilo, Desa Warisa Kampung Baru, Desa Talawaaan Batik, Desa Minaesa, Desa Kima Bajo, Desa Budo, Desa Pontoh, Desa Darunu, Desa Tiwoho dan Desa Bango.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk diketahui dalam kegiatan ini turut juga hadir Diputi KBKR BKKBN RI dr Eni Gustiana M.Ph, Kadis Dukcapil dan KB Provinsi Sulut dr. Bahagia Mokoagouw MSi Mkes, Kepala BKKBN Provinsi SUlut Ir Diano Tino Tandaju Merg, kolonel Inf Idris Soemanttri Roni SIP (Aster Kasdam XIII\/Mdk yang mewakili Pangdam XIII\/Mdk) Ketua DPRD Minut Denny K. Lolong bersama Asisten dan sejumlah pejabat teras Minut.(Mesakh)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Caption Foto: Bupati dan Wabup Dalam Kegiatan Tadi MINUT, SwaraKawanua.Izd &#8211; Stunting <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=4034\" title=\"Catat 379 Kasus,  JG-KWL Janji Turunkan Angka Stunting di Minut\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4035,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-4034","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-minut"},"views":833,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4034"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4034"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4034\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4036,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4034\/revisions\/4036"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4035"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4034"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4034"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4034"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=4034"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}