{"id":40441,"date":"2026-02-18T05:33:01","date_gmt":"2026-02-18T05:33:01","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=40441"},"modified":"2026-02-18T05:33:08","modified_gmt":"2026-02-18T05:33:08","slug":"kerja-keras-gubernur-ysk-dorong-pariwisata-sulut-134-wisatawan-taiwan-tiba-di-sam-ratulangi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=40441","title":{"rendered":"Kerja Keras Gubernur YSK Dorong Pariwisata Sulut, 134 Wisatawan Taiwan Tiba di Sam Ratulangi"},"content":{"rendered":"\n<p><br>\u200e<br><strong>Manado,Swarakawanua.ID-Penerbangan Perdana Taiwan Manado tiba di Bandara Sam Ratulangi, Sabtu (14\/02\/2026).<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebanyak 134 penumpang wisatawan dari Taiwan dijemput langsung \u200eGubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE.&nbsp; Internasional Sam Ratulangi, Sabtu (14\/2\/2026).<br>\u200e<br>\u200ePenerbangan langsung Taipe-Manado dengan maskapai TransNusa ini menjadi momentum penting kebangkitan konektivitas internasional Sulut.<br>\u200e<br>\u200eOwner Coco\u2019s Travel, Lentono, menyebut pasar Taiwan sebagai paket wisata yang menjanjikan bagi Sulut.<br>\u200e<br>\u200eIa mengungkapkan, pembukaan kembali rute ini merupakan gagasan lama yang sempat berjalan bertahun-tahun lalu, namun kemudian terhenti.<br>\u200e<br>\u200e\u201cTaiwan ini paket yang potensial. Penerbangan ini sudah lama kita gagas dan pernah berjalan bertahun-tahun lalu, kemudian berhenti. Sekarang dibuka kembali penerbangan langsung. Sebelumnya wisatawan Taiwan ke Sulut cukup sulit karena rutenya panjang. Saat ini sudah bisa langsung,\u201d ujarnya.<br>\u200e<br>\u200eSementara itu, Deputi Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Pariwisata Kementerian Pariwisata, Vincensius Jemadu, berharap Sulut dapat berkembang menjadi hub pariwisata Indonesia Timur.<br>\u200e<br>\u200e\u201cKami harapkan Sulut menjadi hub Indonesia Timur. Setelah Bali, Manado bisa menjadi salah satunya. Penerbangan perdana ini bisa meningkatkan konektivitas,\u201d jelasnya.<br>\u200e<br>\u200eIa juga mengakui bahwa menghadirkan penerbangan langsung dari luar negeri bukan hal mudah. Maskapai selalu mempertimbangkan aspek cost and benefit sebelum membuka rute internasional.<br>\u200e<br>\u200eNamun pihaknya optimistis, di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius yang mendapat arahan khusus dari Presiden, sektor pariwisata Sulut akan tumbuh semakin pesat.<br>\u200e<br>\u200eMenariknya, Jemadu menambahkan bahwa masyarakat Taiwan dikenal sebagai pengkonsumsi ikan cukup tinggi di dunia. Hal ini membuka peluang ekspor produk laut Sulut, khususnya tuna, ke pasar Taiwan.<br>\u200e<br>\u200eGubernur Yulius sendiri saat diwawancarai menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terwujudnya penerbangan langsung tersebut.<br>\u200e<br>\u200e\u201cSaya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengucapkan banyak terima kasih. Ini perjuangan dari Kementerian Pariwisata. Saya waktu itu bertemu dengan Ibu Menteri dan menitipkan untuk ikut mempromosikan Sulawesi Utara, termasuk saat beliau ke luar negeri,\u201d ungkapnya.<br>\u200e<br>\u200eMenurut Gubernur Yulius pembukaan rute ini merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pihak swasta seperti Coco\u2019s Travel.<br>\u200e<br>\u200e\u201cPuji Tuhan, hari ini proses yang cukup panjang bisa kita laksanakan penerbangan pertama. Ini bukan hanya saat ini saja. Setiap lima hari ke depan kita akan kedatangan lagi dari Taipei. Kami di Sulawesi Utara akan menyiapkan segalanya dengan baik,\u201d tegasnya.<br>\u200e<br>\u200eGubernur Yulius pun mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi para wisatawan mancanegara. (Danz*).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eManado,Swarakawanua.ID-Penerbangan Perdana Taiwan Manado tiba di Bandara Sam Ratulangi, Sabtu (14\/02\/2026). Sebanyak <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=40441\" title=\"Kerja Keras Gubernur YSK Dorong Pariwisata Sulut, 134 Wisatawan Taiwan Tiba di Sam Ratulangi\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40442,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-40441","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-manado"},"views":137,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40441"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40441"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40441\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40443,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40441\/revisions\/40443"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/40442"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40441"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=40441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}