{"id":41304,"date":"2026-05-11T00:14:01","date_gmt":"2026-05-11T00:14:01","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=41304"},"modified":"2026-05-11T00:14:02","modified_gmt":"2026-05-11T00:14:02","slug":"keren-tiga-mahasiswa-cantik-polimdo-bikin-teh-dari-duan-pisang-jadi-obat-diet-dan-tekan-gula-darah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=41304","title":{"rendered":"Keren! Tiga Mahasiswa Cantik Polimdo Bikin\u00a0 Teh dari\u00a0 Duan Pisang, Jadi Obat Diet dan Tekan Gula Darah"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Manado,Swarakawanua.ID- Ini keren!\u00a0 Temuan langka\u00a0 dan inovasi yang dikembangkan mahasiswa Polimdo\u00a0 jurusan Bisnis Administrasi (AB). Apa itu? Mahasiswa Polimdo\u00a0 bikin teh dari daun &#8220;pisang sapatu&#8221;.\u00a0<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Haratea dari bahan alami berupa herbal ini dipasarkan oleh tiga mahasiwa cantik Polimdo usai lakukan penelitian selama setahun di daerah Tongkaina, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).<\/p>\n\n\n\n<p>Mahasiswa Polimdo yakni Kayla Anastasia Chrisanta Sudarto, dengan dibantu kedua temannya Claudia Ong, dan Clara Lembong, memasarkan herbal yang menjadi inovasi mereka di halaman Jurusan AB Kampus Polimdo.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbahan dasar pisang sepatu teh ini&nbsp; menjaga kesehatan dan gaya hidup alami masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kayla menjelaskan bahwa hampir seluruh bagian pohon pisang dapat dimanfaatkan, mulai dari buah, batang, hingga jantung pisang. Namun, daun pisang selama ini sering dianggap limbah yang tidak memiliki nilai guna.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaat mendapat kesempatan melakukan penelitian di Desa Tongkaina, saya mendapatkan ide bagaimana memanfaatkan daun pisang menjadi sesuatu yang berguna, agar satu pohon pisang bisa dimanfaatkan secara keseluruhan. Dari situlah lahir teh daun pisang Haratea,\u201d ungkap Kayla sambil tersenyum.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses penelitian menurutnya, tidak berlangsung singkat. Bersama para petani di Tongkaina, mereka menjalani riset selama hampir satu tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saya mulai meneliti manfaat daun pisang meskipun tidak berasal dari latar belakang farmasi. Tapi itu bukan berarti saya tidak bisa mencoba. Karena rasa ingin tahu, saya belajar sendiri dan juga bekerja sama dengan teman-teman dari Farmasi,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dari mereka saya mengetahui bahwa daun pisang sepatu sangat baik untuk kesehatan dan cocok dijadikan bahan dasar minuman herbal,\u201d terang Dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Haratea sendiri disebut memiliki berbagai manfaat, seperti membantu detoks alami, mendukung program diet, melancarkan pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan jantung, membantu relaksasi, mengurangi stres, hingga menjaga kesehatan kulit.<\/p>\n\n\n\n<p>Kayla menjelaskan, Haratea hadir dalam beberapa varian rasa. Varian Original Banana Leaf dibuat dari 100 persen daun pisang tanpa campuran bahan lain.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cVarian original ini sangat baik untuk detoks, membantu menjaga tekanan gula darah, dan menyehatkan usus,\u201d ujarnya. (Danz*).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manado,Swarakawanua.ID- Ini keren!\u00a0 Temuan langka\u00a0 dan inovasi yang dikembangkan mahasiswa Polimdo\u00a0 jurusan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=41304\" title=\"Keren! Tiga Mahasiswa Cantik Polimdo Bikin\u00a0 Teh dari\u00a0 Duan Pisang, Jadi Obat Diet dan Tekan Gula Darah\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":41305,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-41304","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ekbis"},"views":16,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41304"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=41304"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41304\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41306,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41304\/revisions\/41306"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/41305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=41304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=41304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=41304"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=41304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}