{"id":4708,"date":"2021-03-23T14:42:01","date_gmt":"2021-03-23T14:42:01","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=4708"},"modified":"2021-03-23T15:19:01","modified_gmt":"2021-03-23T15:19:01","slug":"sosialisasi-pt-tms-tawari-harga-tanah-warga-50-juta-per-hektar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=4708","title":{"rendered":"Begini Penjelasan PT TMS Terkait Kompensasi Lahan"},"content":{"rendered":"\n<p>CAPTION FOTO: Pihak Manajemen PT Tambang Emas Sangihe (TMS) Saat Menggelar Sosialisasi Kepada Warga dan Pemilik Tanah<\/p>\n\n\n\n<p>Sangihe,Swarakawanua.id- Pertambangan Operasi Produksi, PT Tambang Emas Sangihe (TMS) menggelar sosialisasi pembebasan lahan Untuk masyarakat bowone.<\/p>\n\n\n\n<p>Sosialisasi yang telah dimulai sejak kemarin, di Desa Bowone, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, masih akan berlanjut sampai Rabu,(24\/3) besok.<\/p>\n\n\n\n<p>Hari pertama sosialisasi memang berlangsung alot, dimana sejumlah pemilik lahan sangat kecewa dengan harga ganti rugi yang ditawarkan hanya sebesar 50 juta per hektar. Hal inipun kembali menguak pada sosialisasi hari kedua, dimana salah seorang pemilik lahan Faris Makahinda, dengan lantang meminta ganti rugi sebesar 500 ribu\/meter atas lahannya. Belum lagi seorang warga yang merupakan purnawirawan, Butje Sandil mempertanyakan terkait status kepemilikan lahan ketika kegiatan produksi selesai.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/IMG-20210323-WA0017-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4710\" srcset=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/IMG-20210323-WA0017-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/IMG-20210323-WA0017-768x432.jpg 768w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/IMG-20210323-WA0017-300x169.jpg 300w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/IMG-20210323-WA0017-696x392.jpg 696w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/IMG-20210323-WA0017-1068x601.jpg 1068w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/IMG-20210323-WA0017-747x420.jpg 747w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/IMG-20210323-WA0017.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ketika dikonfirmasi, PT. TMS melalui Community Development and Government Relation Superintendent, Robertus Priya Husada, menyatakan bahwa pihak manajemen perusahaan akan tetap mengedepankan negosiasi dengan warga dan pemilik lahan untuk mencapai kesepakatan bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMengenai besaran harga pembebasan lahan yang 50 juta perhektar itu, dari pihak manajemen melakukan penawaran dan membuka harga. Namun karena ini masih dalam proses negosiasi, besarannya mungkin bisa saja naik berdasarkan NJOP yang ada,\u201d ucap Robertus Priya Husada.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDari perhitungan kompensasi, ini baru harga dasar untuk tanahnya saja, belum termasuk tanaman yang ada diatasnya, entah itu cengkih, pala ataupun kelapa, pokoknya akan kita evaluasi bersama,\u201d Tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakannya, terhadap status kepemilikan lahan seusai produksi, nanti akan dikembalikan kepada pemerintah, setelah itu tinggal kesepakatan dari pemerintah, apa dikembalikan lagi kepada warga atau pemilik lahan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun lanjutnya, sebelum diserahkan kepada pemerintah, pihaknya juga akan melakukan reboisasi terlebih dahulu, sebab ini hal penting bagi perusahaan terhadap tingkat kepercayaan yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Bob bahkan mengutarakan, pada proses awal produksi setelah pembebasan lahan, pihak PT TMS akan merekrut tenaga kerja lokal.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUntuk tahap awal ada sekira 300 orang tenaga kerja lokal yang akan terserap nanti, termasuk pemilik lahan bila mereka mau bekerja di PT TMS. Dan kedepannya 80% pekerja pasti akan dari Sangihe, sisanya dari wilayah Sulut,\u201d paparnya<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan berdasarkan kontrak kerjasama yang hampir 30 tahun, menurut Bob, ada keuntungannya bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDalam hal ini pihak managemen perusahaan juga siap membantu pendidikan anak-anak, sebab dalam kurun waktu kontrak kerja selama 30 tahun pastinya akan ada lulusan S1, S2 atau S3 dari Sangihe, yang nanti bisa direkrut dan bekerja di perusahaan,\u201d Harapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sosialisasi hari pertama dihadiri langsung oleh Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Tony Budhi Susetyo SIK, Asisten I Pemkab Sangihe, Irklis Sombonaung, Kadis Lingkungan Hidup Sangihe, Ronald Izaak dan Kepala UPT Dinas Pertambangan Sangihe, Elvis Matantu. (asg)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CAPTION FOTO: Pihak Manajemen PT Tambang Emas Sangihe (TMS) Saat Menggelar Sosialisasi <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=4708\" title=\"Begini Penjelasan PT TMS Terkait Kompensasi Lahan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4712,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-4708","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kepulauan-sangihe"},"views":1597,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4708"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4708"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4708\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4713,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4708\/revisions\/4713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4708"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=4708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}