{"id":515,"date":"2020-07-11T10:18:14","date_gmt":"2020-07-11T10:18:14","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=515"},"modified":"2020-07-11T10:18:18","modified_gmt":"2020-07-11T10:18:18","slug":"kejari-manado-kejar-aliran-dana-12-miliar-yang-mengalir-ke-rsud-manado","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=515","title":{"rendered":"Kejari Manado Kejar Aliran Dana 1,2 Miliar Yang Mengalir ke RSUD Manado"},"content":{"rendered":"\n<p>Manado, SwaraKawwnua.Com-Aliran dana Corpalorate Social Responcibility (CRS) Bank SulutGo ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, didalami Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado.<\/p>\n\n\n\n<p>Buktinya, tim inteligen tindak pidana korupsi Kejari Manado mulai melakukan proses penyelidikan terhadap dana hibah berbanderol Rp 1,2 miliar pada tahun 2019 tersebut. Terlebih lag, aliran dana 550 juta yang belum diketahui keberadaannya. sementara 650 juta sudah dikembalikan oleh oknum pejabat Manado.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDana CSR menjadi modus baru praktik tindak pidana pencucian uang. Dari hasil penyelidikkan pada April 2020 dana sebesar Rp 650 juta telah dipindahkan ke rekening pribadi milik oknum pejabat RSUD Pemkot Manado. Sedangkan sisanya dana sebesar Rp 550 juta belum diketahui dimana disimpan dan juga penggunaannya,\u201d kata Maryono.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, dana Rp 650 juta telah berhasil diselamatkan. \u201cOknum pejabat RSUD Pemkot Manado memang tidak dihadirkan dalam penyerahan dana Rp 650 juta ke Kejari Manado,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"432\" src=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/IMG_20200711_181039-2-1024x432.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-518\" srcset=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/IMG_20200711_181039-2-1024x432.jpg 1024w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/IMG_20200711_181039-2-768x324.jpg 768w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/IMG_20200711_181039-2-300x127.jpg 300w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/IMG_20200711_181039-2-696x293.jpg 696w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/IMG_20200711_181039-2-1068x450.jpg 1068w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/IMG_20200711_181039-2-996x420.jpg 996w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/IMG_20200711_181039-2.jpg 1079w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Kajari Manado, Maryono<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Apakah kasusnya telah selesai? \u201cTidak, oknum-oknum yang mengetahui dana tersebut akan ditelusuri melalui kerja sama dengan pihak bank. Ulah bersangkutan harus diproses hukum sehingga ada efek jera,\u201d kata Maryoto.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal lain juga, Kejari Manado akan segera menentukan sikap terhadap uang dana CSR tersebut setelah diperoleh fakta-fakta hukum. \u201cMisalnya, siapa yang meminta bantuan dana CSR, lalu dimana dana tersebut ditampung? Sesuai proposal permohonan akan digunakan untuk apa saja dana itu. Kemudian, dana yang telah diterima secara realita digunakan untuk apa saja? Dan mengapa ada sebagian yang dipindah dan masuk ke rekening pribadi. Apakah ada ASN atau pejabat lain yang menerima dana CSR tersebut, dan lain sebagainya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab sambung dia, perlu diingat Bank SulutGo adalah bank milik daerah yang sahamnya dimiliki oleh pemerintah kabupaten\/kota dan provinsi. \u201cPokok kita tunggu saja perkembangan kasus tersebut,\u201d ungkap Maryono. (DN5\/BRT)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manado, SwaraKawwnua.Com-Aliran dana Corpalorate Social Responcibility (CRS) Bank SulutGo ke Rumah Sakit <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=515\" title=\"Kejari Manado Kejar Aliran Dana 1,2 Miliar Yang Mengalir ke RSUD Manado\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-515","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-hukrim"},"views":1034,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/515"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=515"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/515\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":519,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/515\/revisions\/519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=515"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=515"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=515"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=515"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}