{"id":7782,"date":"2021-07-29T12:42:39","date_gmt":"2021-07-29T12:42:39","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=7782"},"modified":"2021-07-29T12:44:54","modified_gmt":"2021-07-29T12:44:54","slug":"nama-disulap-hilang-hillary-lasut-surati-jokowi-dan-kapolri-pertanyakan-nasib-calon-bintara-polri-rafael-malalangi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=7782","title":{"rendered":"Nama Disulap Hilang, Hillary Lasut Surati Jokowi dan Kapolri, Pertanyakan Nasib Calon Bintara Polri Rafael Malalangi"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Manado, Swarakawanua.id-Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Utara, Hillary Brigitta Lasut, SH LLM seriusi nasib yang menimpa lelaki Rafael Malalangi sebagai calon Bintara Polri tahun 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, Rafael, pemuda asal Minsel, Sulut sempat dinyatakan lulus tes calon Bintara Polri tahun 2021. Namun belakangan, namanya disulap hilang dari daftar peserta yang lulus. Sangat ironis sekali.<br>Karena itu, Hillary menyatakan akan menyurat kepada Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Pol Lystio Sigit Prabowo untuk mempertanyakan nasib Rafael.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMengapa terjadi seperti ini. Apakah ini ada permainan atau bagaimana yang pasti saya akan mempertanyakan ini langsung melalui surat kepada Presiden dan Kapolri,&#8221; ujar Hillary dalam keterangan tertulis Kamis (29\/07\/2021).<br>Politisi Senayan ini mempertanyakan proses dan prosedur pengumuman kelulusan tersebut hingga bisa nama orang yang sudah dinyatakan lulus tergantikan dengan nama calon lain.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKok bisa ya, sudah diumumkan secara virtual dan lulus seleksi secara nasional namun beberapa hari kemudian dinyatakan tidak lulus melalui surat. Ini ada apa?\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui, Rafael Malalangi, peserta seleksi calon Bintara asal pendaftaran Polres Minsel yang lulus seleksi secara Nasional dan sudah diumumkan secara virtual oleh panitia.<\/p>\n\n\n\n<p>Mendengar hal ini, keluarganya bersyukur dan mengadakan ibadah syukur atas kelulusan anak mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi kegembiraan itu buyar setelah beberapa hari kemudian muncul surat dari Polda Sulawesi Utara yang menyatakan kalau Rafael Malalangi tidak lulus.<\/p>\n\n\n\n<p>Sontak saja hal ini membuat kedua orang tuanya mempertanyakan keabsahan surat tersebut kepada pihak berkompoten.<br>Namun tetap saja upaya kedua orang tua sia-sia. Sehingga, mereka pun mengungkapkan aspirasi mereka ini melalui anggota DPR RI.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMengapa ini terjadi di era keterbukaan informasi sekarang. Saya akan berusaha masalah ini ada solusinya,&#8221; kata politisi Partai Nasdem ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Rafael Menangis dan Bingung<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saya menangis saat lihat nama saya tidak ada lagi pada daftar pengumuman kedua,&#8221; kata Rafael Malalangi (18).<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Rafael, dia menangis karena perasaan malu, kecewa dan bingung, mengapa namanya bisa hilang di daftar pengumuman susulan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Padahal, saat pengumuman online pada Tanggal 22 Juli, nama saya ada di Nomor Urut 22. Kami semua menyaksikan pengumuman secara online itu,&#8221; ungkap Rafael dengan terbata-bata sambil menunduk, saat diwawancarai Tribun Manado, Kamis (29\/7\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana tidak malu, kata dia, warga Desa Pinaoalangkow sudah tahu namanya lulus. Bahkan, katanya, warga Pinapalangkow telah memberikan dia ucapan selamat atas kelulusan tes Bintara Polri itu.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saat teman-teman tahu nama saya ada dalam daftar pengumuman kelulusan secara online, mereka sudah menyampaikan ucapan selamat. Banyak yang menyampaikannya melalui media sosial,&#8221; ucap Rafael.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya itu, katanya, keluarganya sudah membuat syukuran.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Keluarga kami sudah melaksanakan syukuran kelulusan. Tahu-tahunya, nama saya sudah tidak ada lagi,&#8221; imbuhnya.<br>[29\/7 20:18] Oping Mona: Kenly Malalangi, ayah Rafael, mengaku kecewa.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Siapa yang tidak kecewa. Anak saya sudah dinyatakan lulus saat pengumuman secara online. Tapi, saat pengumuman ulang tadi pagi, nama anak saya sudah digantikan dengan nama orang lain,&#8221; kata Kenly Malalangi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia meminta Polda Sulut untuk memperjuangkan nama anaknya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Permintaan kami keluarga, izinkan anak kami ikut pendidikan. Sebab dia sudah dinyatakan lulus dalam pengumuman online,&#8221; pintanya.<br>Dipaparkan Kenly, pada Tanggal 22 Juli, Rafael Malalangi sudah dinyatakan lulus dalam pengumuman online.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saat tahu anak kami lulus, kami sangat bersukacita. Perjuangan selama berbulan-bulan akhirnya membuahkan hasil,&#8221; ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sukacita keluarga Kenly Malalangi tiba-tiba hilang saat ada pengumuman susulan pada Kamis (29\/7\/2021) pagi.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saya sempat shok waktu membaca pengumuman kedua tadi pagi. Nama anak saya di Nomor urut 22 tidak ada lagi. Sudah ada nama orang lain,&#8221; terangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kendati demikian, Rafael, Kenly dan keluarga mereka tidak putus asa. Mereka masih sangat berharap Kapolri akan turun tangan memperjuangkan kelulusan Rafael.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tolong kami pak Kapolri. Anak kami sudah dinyatakan lulus pada pengumuman secara online. Biarkan anak kami ikut pendidikan,&#8221; harap Kenly. (Oping).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manado, Swarakawanua.id-Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Utara, Hillary Brigitta Lasut, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=7782\" title=\"Nama Disulap Hilang, Hillary Lasut Surati Jokowi dan Kapolri, Pertanyakan Nasib Calon Bintara Polri Rafael Malalangi\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7783,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-7782","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-sulut"},"views":1183,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7782"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7782"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7782\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7785,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7782\/revisions\/7785"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7783"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7782"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7782"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7782"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=7782"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}