{"id":9146,"date":"2021-09-23T07:24:09","date_gmt":"2021-09-23T07:24:09","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=9146"},"modified":"2021-09-23T07:34:03","modified_gmt":"2021-09-23T07:34:03","slug":"nafsu-diubun-ubun-pria-molas-obok-obok-kemaluan-gadis-cilik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=9146","title":{"rendered":"Nafsu Diubun-ubun, Pria Bunaken Pegang Kemaluan Gadis Cilik"},"content":{"rendered":"\n<p>FOTO Ilustrasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Manado, Swarakawanua.id-Tidak terima kemaluan anaknya yang masih bocah lima tahun &#8216;diobok -obok&#8217; (Aduk-aduk menggunakan tangan,red), seorang perempuan berinisial JM (32) warga yang berada di kecamatan Bunaken akhirnya melaporkan lelaki bernama Jonter, warga yang sama  ke pihak kepolisian, Selasa (21\/09).<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan data dan informasi, peristiwa kelam itu terjadi, Selasa (21\/09) sekitar pukul 14:00 Wita di Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken. Awalnya, saat hendak pergi membuang air kecil, gadis cilik (korban, red) mengeluhkan rasa sakit pada bagian kemaluannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari situlah Ibu rumah tangga ini langsung mengintrogasi anaknya. Dimana atas pengakuan korban kepada orang tuanya, pada saat sedang beristirahat dalam rumah, tiba-tiba pelaku masuk ke dalam kamar dan langsung memegang kemaluannya. Setelah usai melampiaskan napsunya,pelaku kemudian langsung pergi. Bahkan perbuatan tersebut telah terjadi lebih dari satu kali.<\/p>\n\n\n\n<p>Mendengar cerita dari anaknya itu, orang tua korban yang tidak terima atas perbuatan yang dilakukan pelaku dan melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.<\/p>\n\n\n\n<p>Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin SHut SIK, ketika di konfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. &#8221; laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh unit perlindungan perempuan dan anak (PPA),&#8221; ujar Arifin. (Danz*).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FOTO Ilustrasi. Manado, Swarakawanua.id-Tidak terima kemaluan anaknya yang masih bocah lima tahun <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=9146\" title=\"Nafsu Diubun-ubun, Pria Bunaken Pegang Kemaluan Gadis Cilik\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9149,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-9146","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-hukrim"},"views":1063,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9146"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9146"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9146\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9151,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9146\/revisions\/9151"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9149"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9146"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=9146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}