{"id":9152,"date":"2021-09-23T12:30:33","date_gmt":"2021-09-23T12:30:33","guid":{"rendered":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=9152"},"modified":"2021-09-24T01:30:07","modified_gmt":"2021-09-24T01:30:07","slug":"penashat-lbh-mi-rs-yang-sengaja-manipulasi-diaknosa-covid-19-dihukum-6-tahun-penjara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=9152","title":{"rendered":"Penasehat LBH MI: RS Yang Sengaja Manipulasi Diaknosa Covid 19, Dihukum 6 Tahun Penjara!"},"content":{"rendered":"\n<p>Manado, Swarakawanua.id-Penasehat Lembaga Hukum Manguni Indonesia, Rivo Humokor menyikapi serius penanganan pasien Covid oleh pihak rumah sakit. Menurutnya, perbuatan manajemen RS yang dengan sengaja palsukan hasil diagnosis Covid-19 dapat diklasifikasikan sebagai tindak pidana dan pelakunya bisa dihukum 6 tahun Penjara.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 263 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Surat keterangan atau hasil diagnosa positif Covid-19 tersebut dapat digunakan pihak rumah sakit untuk mengajukan klaim penggantian biaya layanan perawatan pasien Covid-19 kepada pemerintah,&#8221; jelas dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Katanya, klaim pihak rumahl sakit kepada pemerintah i sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan No. HK. 01.07\/MENKES\/238\/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu Bagi Rumah Sakit Yang Menyelenggarakan Pelayanan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"451\" height=\"624\" src=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG-20210921-WA0055-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9158\" srcset=\"https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG-20210921-WA0055-1.jpg 451w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG-20210921-WA0055-1-217x300.jpg 217w, https:\/\/swarakawanua.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG-20210921-WA0055-1-304x420.jpg 304w\" sizes=\"(max-width: 451px) 100vw, 451px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, lanjut Humokor, jika hal yang diterangkan di dalam surat keterangan atau hasil diagnosa positif Covid-19 tersebut ternyata tidak benar atau palsu, maka negara akan menjadi pihak yang dirugikan. Sehingga pihak rumah sakit dapat dipidanakan karena melakukan klaim pasien Covid 19 tidak benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia menbahkan, dalam beberapa kasus, pihak RS juga dapat dikenakan Pasal 4 ayat 3; Pasal 7 huruf b UU No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan. Pasal 1365 KUH Perdata.<\/p>\n\n\n\n<p>Karenanya, ditegaskan penasehat LBH Manguni Indonesia ini, masyarakat yang merasa dirugikan oleh pihak rumah sakit sebagaimana diatur dalam KUHP bisa menuntut manajemen rumah sakit.<\/p>\n\n\n\n<p>Pihak LBH Manguni Indonesia juga bisa memfasilitasi bantuan hukum kepada masyarakat bahkan pemerintah yang merasa dirugikan oleh pihak rumah sakit terkait penanganan Covid 19. (Danz).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manado, Swarakawanua.id-Penasehat Lembaga Hukum Manguni Indonesia, Rivo Humokor menyikapi serius penanganan pasien <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/swarakawanua.id\/?p=9152\" title=\"Penasehat LBH MI: RS Yang Sengaja Manipulasi Diaknosa Covid 19, Dihukum 6 Tahun Penjara!\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9157,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-9152","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pemerintahan"},"views":806,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9152"}],"collection":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9152"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9152\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9169,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9152\/revisions\/9169"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9152"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9152"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9152"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/swarakawanua.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=9152"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}