Kader Beringin: Kalau JAK Punya Urat Malu, Harus Mundur dari Wakil DPRD

Manado, SwaraKawanua.ID-Kasus dugaan perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara James Arthur Kojongian (JAK) dengan wanita berinisial AS atau Angel memantik amarah publik. JAK bukan sosok biasa yang menganggap kasus itu ranah privat. Sebagai pejabat publik yang menerima mandat rakyat, moraliras JAK seharusnya menjadi panutan masyarakat. Apalagi JAK memegang jabatan Wakil Ketua DPRD Sulut.

Megahmark

Selaib dugaan selingkuh, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ikut menyita perhatian publik tanah air. Itu tampak dari insiden isterinya dr Michaella Elsiana Paruntu (MEP) yang bergelantung di cup mobil, pada Minggu (24/1) lalu, di ruas jalan, Kota Tomohon. Perbuatan tidak terpuji ini membuat geram sejumlah kader Partai Golkar.

“Itu bukan urusan privat lagi. Dia itu pejabat publik dan semua kasus itu terbuka dan terjadi di ruang publik. Kalau sampai Golkar membiarkan ini, berarti Golkar adalah partai yang paling nyaman untuk pelaku KDRT dan selingkuh,” ungkap Papar, salah satu kader Golkar.

Mengenai itu, Papar meminta JAK menunjukan jiwa besarnya untuk mundur. “Kalau masih ada urat malu, JAK harus mundur dari Wakil Ketua DPRD Sulut. Ini preseden buruk dan sangat memalukan partai. Publik saat ini tidak hanya melihat siapa JAK. Tapi bagaimana tindakan Golkar,” tegas Papar. (dns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *