Lecehkan DPRD Kota Manado, Abaikan Perintah Walikota, Dirut PD Pasar Hambat Pembahasan Ranperda Perumda

Caption: Dirut PD Pasar, dr. Lucky Senduk. (*).

Manado, Swarakawanua. Id-DPRD Kota Manado melalui Pansus Ranperda Perumda Pasar Manado benar-benar sangat dilecehkan oleh Dirut PD Pasar Manado dr. Lucky Senduk.

Megahmark

Selain dilecehkan, Dirut PD Pasar Kota Manado juga menghambat pembahasan ranperda tersebut.

Padahal Walikota Manado Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang sangat berharap Ranperda Perumda yakni Pasar dan PDAM segera selesai secepatnya oleh DPRD Kota Manado dan pihak eksekutif serta pihak PD Pasar dan PDAM kota Manado.

Namun sayangnya Dirut Lucky Senduk tidak hadir dalam undangan pembahasan Ranperda Perumda Pasar Manado dengan Pansus DPRD Kota Manado pada Selasa (28/11/2023) sekitar pukul 10.00 Wita di ruang paripurna DPRD Kota Manado.

Ini menandakan dia tidak serius menyelesaikan Ranperda Perumda Pasar Manado bersama Pansua DPRD Manado dan pihak eksekutif.

Padahal Ranperda itu sangat penting dan strategis bagi pemerintah dan masyarakat terlebih khusus para pedagang pasar.

“Kami sangat menyayangkan ketidak hadiran Dirut PD Pasar walaupun sudah ada direksi lainnya. Saya menilai Pak Dirut menganggap Ranperda Perusahan Umum Perusahan Daerah Kota Manado ini tidak penting baginya, padahal ini berkaitan dengan kebutuhan masyarakat kota Manado, ” ungkap Pansus PD Pasar Kota Manado Franklin Sinjal dan Hengky Kawalo.

Ditambahkan Hengky Kawalo, ketidak hadiran Dirut PD Pasar Manado menandakan ketidak mampunya dirut dalam memimpin perusahan tersebut.

“Kami tidak tahu rekam jejak Dirut PD Pasar Manado dalam memimpin perusahan ini seperti apa, kalau rekam medik kami tau, ” tukas Hengky Kawalo yang juga politisi PDI ini.

Legislator Lilly Walandha menegaskan, Dirut PD Pasar Lucky Senduk tidak punya niat untuk menyelesaikan Ranperda tersebut. “Semua dokumen yang dimintakan Pansus seperti yang disampaikan pak Dolfie Angkouw sama sekali diabaikan dirut. Bahkan saya berpikir, dia tidak mau kalau Perda Perumda ini jadi, terus dia lengser dalam seleksi, ” tukas Lilly Walandha.

Sementara itu, Ketua Pansus Ranperda PD Pasar yakni Jeane Laluyan mengatakan bahwa Pansus sudah sangat sabar akan hal tersebut. “Harunya dirut hadir, karena ini sangat penting untuk menyelesaikan ranperda yang ada, ” ungkap Ketua Pansus Jeane Laluyan.

Sekretaris Pansus Dolfie Angkouw menuturkan, Ranperda yang sedang dibahas ini harus didorong agar lahir cepat. Tapi demikian, kata anggota DPRD Kota Manado ini bahwa hal ini harus mengacu semua payung hukum yang ada. Dia juga menjelaskan tentang landasan hukum yang ada berkaitan dengan PD Pasar dan PDAM tentang seleksi dan masa jabatan sesuai dengan PP 54. Sementara itu, Asisten II Pemkot Manado, Atto Bulo mengklarifikasi ketidak hadiran Dirut PD Pasar Lucky Senduk.

‘Pak dirut tidak hadir, karena menghadiri undangan kementerian di Jakarta, ” ujar Atto Bulo. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *