Mandat Mulia PLN, Hadirkan Listrik Bagi Desa Sambalagi Sebagai Kado Akhir Tahun

Manado, Swarakawanua.id- PT PLN (Persero) terus berkomitmen dalam membangun infrastruktur listrik di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Hal tersebut dilakukan sesuai dengan amanah untuk melistriki seluruh rakyat di seluruh Indonesia, tanpa terkecuali.

Melalui kehadiran negara dalam Penyertaan Modal Negara (PMN), kini PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo berhasil menghadirkan terang untuk masyarakat Desa Sambalagi di Morowali Sulawesi Tengah sebagai kado akhir tahun.

PLN membangun jaringan listrik diantaranya terdiri dari jaringan tegangan menengah sepanjang 8,94 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 2,56 kms, gardu distribusi dengan total daya sebesar 250 kVa. Dengan jaringan tersebut sebanyak 241 Kepala Keluarga di Desa Sambalagi Kabupaten Morowali dapat merasakan listrik yang andal dari PLN.

Drs. Taslim selaku Bupati Morowali mengatakan bahwa masuknya listrik merupakan sebuah kemajuan, terutama wilayah yang sulit di jangkau dimana harapannya masyarakat semakin sejahtera dan dengan mudah menjalankan aktifitas hariannya.

“Hadirnya listrik dari PLN menjadi peluang bagi warga setempat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan akan membantu pula perekonomian desa serta daerah,” ungkap Taslim.

General Manager PLN Suluttenggo, J.A Ari Dartomo menjelaskan saat ini rasio elektrifikasi PLN di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo secara umum mencapai 98,9 persen. Dengan pencapaian itu, PLN sebagai BUMN tidak hanya memanfaatkan listrik sebagai komoditas tetapi juga untuk mewujudkan keadilan sosial.

“Dengan kehadiran listrik hingga ke pelosok ini seluruh masyarakat berhak untuk menikmati energi listrik yang berkeadilan. Atas arahan dan dukungan pemerintah, PLN mendapatkan mandat bahwa dalam kondisi apapun PLN komit dalam melistriki seluruh daerah,” ucap Dartomo.

Penyediaan listrik untuk daerah 3T memang punya tantangan tersendiri. Sebab, infrastrukturnya yang belum memadai serta faktor alam yang menjadi rintangan selama petugas turun ke lapangan.

Untuk itu, PLN bersinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat sehingga upaya untuk melistriki Desa Sambalagi di Morowali dapat terwujud.

“Kami melihat antusiasme warga di Desa Sambalagi ketika memperoleh dukungan listrik dari PLN. Gotong royong dari banyak pihak membuat proses melistriki dapat dengan berjalan dengan lancar,” tambah Dartomo.

Sementara itu, Syahril selaku warga Desa Sambalagi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah dan PLN yang telah menghadirkan terang yang dapat membawa dampak positif untuk segala aspek.

“Listrik itu penting, dengan hadirnya listrik masyarakat Desa Sambalagi semakin produktif. Dulu sebelum hadirnya listrik dari PLN, kami hanya memakai genset yang kerap kali membatasi aktifitas dan pekerjaan,” ujar Syahril.

Berbagai informasi lainnya terkait bentuk komitmen PLN dalam melistriki hingga ke pelosok negeri dapat diakses langsung dari PLN Magazine di aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh secara gratis dari Play Store dan App Store. Melalui PLN Mobile masyarakat pelanggan juga dapat mengakses berbagai kemudahan layanan kelistrikan hanya dalam satu genggaman. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *