Nyawa Taruhan, Tukang Pemakaman Jenazah Covid Pemkot Mengeluh Belum Digaji 5 Bulan

Nyawa Taruhan, Tukang Pemakaman Jenazah Covid Pemkot Mengeluh Belum Digaji 5 Bulan

Manado, SwaraKawanua.ID-Samsul Rasjab, salah satu tukang pemakaman jenazah Covid 19 Pemkot Manado akhirnya angkat bicara. Samsul yang terdaftar sebagai THL Badan Penanggulangan Bencan Alam Daerah (BPBD) kota Manado mengeluh karena sudah lima bulan belum digaji.

Megahmark

Padahal nyawanya menjadi taruhan sebagai petugas pemakaman jenazah Covid 19 Pemkot. Dikatakan Radjap sudah lima bulan terhitung Juli sampai November 2020, mereka belum menerima pembayaran gaji sebagai petugas pemakaman. Covid 19.

“Saya sebagai THL di BPBD kota Manado kemudian diangkat melalui SK sebagai petugas pemakaman jenazah Covid 19, lalu saya tidak lagi menerima gaji THL,” beber Samsul Radjap. Lanjut dikatakannya, sebagai petugas pemakaman jenazah Covid 19 diberikan upah 1 juta per jenazah Covid yang dimakamkan.

“Petugas pemakaman jenazah Covid sebanyak 12 orang tapi yang masih aktif cuma 6 orang,” jelas Radjap. Drinya menuturkan bersama rekan-rekan petugas lainnya sudah melakukan pemakaman jenazah Covid 19 warga kota Manado sebanyak 50 orang.

“Jadi sesuai SK pengangkatan petugas pemakaman Covid 19 Pemkot Manado tiap orang diberikan 1 juta per satu jenasah Covid yang dimakamkan,” jelasnya sambil menbahkan dirinya harus menerima hak sebagai petugas pemakaman Covid 19 sebanyak 50 juta rupiah. (dance Siahaya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *