Parasan-Rurubua Adu Argumen di Pembahasan Soal PD Pasar

Manado, SwaraKawanua.ID-PD Pasar Manado seharusnya tidak perlu mengikuti kegiatan pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD TA. 2019. Demikian diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Manado Benny Parasan SH, MH dalam kegiatan pembahasan antara Banggar DPRD dan TAPD kota Manado, Rabu (08/07) kemarin. Karena itu, Parasan mengaku heran jika pihak PD Pasar dihadirkan dalam kegiatan pembahasan saat ini.

Dia menuturkan, PD Pasar Manado tidak bertanggung kepada lembaga Dewan.
“PD Pasar Manado melaporkan pertanggung jawabannya ke pemerintah dalam hal pihak eksekutif, selanjutnya pemerintah dalam hal ini TAPD, melaporkan ke DPRD. Karena PD Pasar ownernya adalah pemerintah, maka dia bertanggung jawab ke ownernya, bukan ke kita di sini (DPRD),” terang politisi Gerindra ini.

Megahmark

Legislator empat periode ini menegaskan, dalam PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, sangat jelas disebutkan bila BUMD atau perusahaan daerah bertanggung jawab ke pemerintah selaku owner dan bukan ke DPRD. 

Kendati begitu, Parasan mengapresiasi kehadiran Dirut PD Pasar Manado Stenly Suwuh serta jajrannya di tempat tersebut. “Sesuai PP 54 Tahun 2017, pak dirut dan kawan-kawan harusnya tak perlu duduk di sini,” sindir Parasan yang juga Anggota Banggar DPRD Manado.

Pendapat Benny Parasan soal PD Pasar Manado justru berlawanan dengan legislator Jurani Rurubua. Politisi PSI ini malah tidak setuju dengan pernyataan Benny Parasan. Karena menurut Srikandi cantik ini perusahaan daerah juga punya kewajiban melaporkan pertanggung jawaban ke DPRD.

“Saya tidak setuju dengan Pak Benny. Pembahasan ini harus dilanjutkan. Sekalian juga kita kenalan dalam pembahasan ini. Tak kenal maka tak disayang,” seloroh Jurani. 

Di samping itu, Politisi PSI ini juga menilai melalui pembahasan bersama banggar, bisa diperoleh berbagai solusi dalam rangka pengembangan PD Pasar Manado ke depan.

“Dalam buku APBD, di sini ada laporan dari PDAM. Mereka juga BUMD kan, jadi menurut saya banggar tetap harus melakukan pembahasan bersama PD Pasar Manado,” tukas Jurani.

Pembahasan antara TAPD Pemkot Manado dan Banggar DPRD Manado, dipimpin Wakil Ketua DPRD Manado Noortje Henny Van Bone selaku ketau sidang. (DN5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *