Ronny Sompie Sebut Iven TIFF Bawa Multiplier Ekonomi Bagi Warga Tomohon

Tomohon,Swarakawanua.id-Kota Tomohon sudah sukses menggelar iven akbar tahunan yakni Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) pada tanggal 8-12 Agustus 2023.

Lebih dari itu, TiFF telah bawa multiplier ekonomi bagi warga Kota Tomohon.

Megahmark

TIFF telah sebagai bukti kalau kota ini memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan sektor pariwisata melalui bunga.

Irjen Pol. (Purn) Dr. Ronny Franky Sompie SH, MH, mengapresiasi iven TIFF di Kota Tomohon tersebut.

Pencetus Biro Wassidik di Kubu Kepolisian Mabes Polri ini, menyebutkan kalau Kota Tomohon menjadi daerah otonom yang dilahirkan dengan mengandalkan potensi lokal pertanian sebagai sumber utama ekonomi masyarakat.

Ronny Sompie yang maju sebagai Calon Anggota DPR RI dari Golkar Dapil Sulawesi Utara ini menuturkan, kegiatan ini mampu memberi pengaruh pada sektor ekonomi masyarakat di kota sejuk julukan Tomohon.

“Tomohon Internasional Flower Festival ini adalah sebuah gagasan yang sangat brilian. Masyarakat di daerah ini patut bersyukur karena gagasan tersebut ternyata mampu mengangkat kota Tomohon dikenal di mata dunia,” ungkap Ronny Sompie, Rabu (30/08/2023).

Mantan Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI ini mengaku telah melakukan riset terkait tujuan utama pengagas menggelar TIFF yang sebelumnya bernama Tomohon Flower Festival.

Apa yang dilakukan penggagas, merupakan upaya untuk mengangkat dan mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki melalui ikon bunga.

TIFF lanjutnya ternyata memiliki tujuan yang sangat mulia yaitu mengangkat derajat ekonomi para petani yang ada di Kota Tomohon. Ini tujuan yang baik, mengingat 70 persen masyarakat di daerah tersebut hidup dari pertanian terutama perkebunan bunga.

“Tomohon memiliki perkebunan yang besar, dan saya lihat sebagian besar petani menanam berbagai jenis bunga potong yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Faktor pertanian bunga sangat ditunjang dengan kondisi alam Tomohon yang berhawa sejuk, diapit tiga gunung api aktif yaitu Lokon, Mahawu, dan Masarang, serta tanah yang subur dan berlimpah air,” ujarnya.

Dirinya berharap produksi bunga oleh masyarakat Tomohon dapat terus meningkat dari tahun ke tahun, karena dengan bunga segala sesuatu bisa menghasilkan nilai ekonomis, apalagi TIFF ternyata memberi multiplier efek terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat petani.

“Inilah yang saya harapkan, pasca TIFF digelar masyarakat terus dapat meningkatkan produksi bunga, karena dengan bunga ternyata mampu memberi multiplier efek bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Tomohon yang sebagian besar hidup dari pertanian,” harap Ronny Sompie.

Disatu sisi, Ronny Sompie yang juga mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini menyebutkan TIFF dengan ikon bunga ternyata mampu mengeksplor potensi-potensi lain yang dimiliki Tomohon yang juga memiliki daya tarik tersendiri seperti potensi wisata panorama alam, kuliner, dan kebudayaan.

“TIFF banyak penampilan yang disajikan seperti marching band, festival kuliner, fload display, flover carnival. Ini luar biasa menjadi magnet mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Jika kemudian ini terus dilakukan dengan peningkatan potensi termasuk produksi bunga, Tomohon setara dengan Pasadena yang menggelar parade kendaraan hias bunga,” pungkasnya. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *