Tokoh Muda Dendal Desak Bawaslu dan Polisi Telusuri Dugaan Pemanfaatan Bantuan Pemkot di Pilkada Manado

Manado, SwaraKawanua.ID-Dugaan Pemanfaatan bantuan sosial (Bansos) berupa Sembako dan dana tunai lanjut usis (Lansia) Pemkot Manado ke salah satu paslon di Pilkada Manado, dikecam tokoh muda masyarakat (Thomas) di kelurahan Dendengan Dalam (Dendal), kecamatan Paal 2, Noldy Lasieng alias Ody Bas. Bahkan Noldy Lasieng mendesak pengawas Pilkada yakni Bawaslu Manado serta aparat kepolisian menelusuri dugaan indikadi pemanfaatan bantuan serta fasilitas pemerintah Pilkada Manado tersebut.

Megahmark

“Banyak bukti yang beredar di Medsos, ada indikasi dugaan bantuan Pemkot Manado didompleng di Pilkada Manado,” tegas Ody Bas sapaan akrab Noldy. Lanjutnya, Pemkot Manado harus netral karena bantuan Pemkot Manado merupakan uang rakyat sehingga bantuan tidak boleh disalahgunakan.

“Selain Bansos Sembako, video dana Lansia, sekarang Disdukcapil Manado melakukan perekaman KTP ke rumah warga baru-baru ini. Sementara banyak masyarakat Manado mengeluh karena pelayanan KTP diabaikan di kantor Disdukcapil dengan alasan blongko kosong dan lain sebagainya,” beber kader muda partai Demokrat Manado ini.

Bahkan ada warga yang punya KTP sudah berbulan-bulan di Disdukcapil Jelas Ody Bas, namun belum juga direalisasikan. “Herannya pelayanan KTP kelilingi dilakukan saat Pilkada. Padahal jauh-jauh hari sebelumnya, Disdukcapil Manado tidak melakukan agenda seperti ini,” tutup Ody Bas. (DN5).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *