Usai Dilahirkan, Bayi Laki-Laki Ditaruh di Kamar Mandi

Manado, SwaraKawanua.ID-Penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin aki-laki yang baru dilahirkan di dalam kamar mandi rumah kost-kosant sempat menggegerkan warga Kelurahan Ranotana, Lingkungan I, Kecamatan Sario, Kota Manado, Rabu (21/10) sekitar pukul 17.00 Wita.

Berdasarkan data dan informasi, saat ditemukan ari-ari masih menempel di badannya, namun dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamari mandi tempat kos-kosan. Data dan laporan pihak kepolisian, jasad bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh perempuan bernama Junita Deke (07), yang hendak mandi sekitar pukul 16.00 WITA. Bocah itu langsung lari keluar dan berteriak mengadukan adanya penemuan bayi kepada kakaknya Lidya Losu (19) dan Merry Deke (19). Setelah memastikan ada mayat bayi di dalam kamar mandi, mereka kemudian langsung memberitahukan ke pemilik kos, Sesko Pandelaki (61) dan Rita Pandelaki (57). Keduanya lalu melapor ke seorang anggota polisi yang kebetulan melintas di depan tempat kos itu.

Megahmark

Berdasarkan informasi tersebut, anggota Polsek Sario kemudian langsung menyelidiki kasus penemuan mayat bayi tersebut. Dari hasil pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) di lokasi kejadian, diduga ibu bayi itu adalah salah satu penghuni kos berinisial AD (17).

Kapolsek Sario, Iptu Ilham Matulangi ketika dikonfirmasi membenarkannya. Ia mengatakan, berdasarkan keterangan DD (39), anaknya AD sempat masuk ke dalam kamar mandi dan keluar dalam keadaan pusing serta mengeluh sakit perut. “Ibunya lalu membawa ke Rumah Sakit Bhayangkara karena kondisi anaknya lemah karena mengalami pendarahan,” ujar Ilham.

Kapolsek mengatakan masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap fakta dari penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki itu. “Kami masih melakukan penyelidikan,” pungkas Iptu Ilham dengan singkat. Saat ini, jasad bayi tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sedangkan AD yang diduga ibu bayi tersebut juga menjalani perawatan di rumah sakit yang sama. (DN5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *