Warga Pertanyakan Data 180 Ribu Peserta BPJS Minsel

Amurang, SwaraKawanua.ID-Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christany Eugenie Paruntu melakukan pertemuan dengan pihak BPJS wilayah yang membawahi empat daerah yakni Sulteng, Gorontalo, Maluku Utara dan Sulut. BPJS wilayah Sulut dihadiri langsung oleh direksi Chandra Nurcahyo.

Dalam pertemuan dengan Bupati Minahasa Selatan, Chandra Nurcahyo dari BPJS wilayah menyampaikan masyarakat Minahasa Selatan yg sudah tercover 168 ribu dan akan ditambah 12 ribu sehingga sudah mencapai 70%.
Seperti diketahui bersama tahun 2020 tidak ada lagi kerjasama antara pemerintah kabupaten Minahasa Selatan dengan pihak BPJS seperti yg pernah disampaikan oleh kepala BPJS Minahasa Selatan Ferry Toar tahun yang lalu.

Megahmark

Yang jadi pertanyaan masyarakat dari mana data 70% itu ? Karena total180 ribu anggota penerima fasilitas BPJS harus dirincikan jumlah secara akurat data penerima BPJS di kabupaten Minsel. Dimana dalam data 70 persen itu mana yang masuk dalam Penerimah Bantuan IURAN(PBU) APBN, kemudian masuk penerima bantuan iuran (PBU) APBD, peserta penerima upah, dan mana yang masuk dalam peserta bukan penerima upah (MANDIRI).

Dari apa yang disampaikan oleh ibu bupati akan terus menambah sampai 100% ternyata menjadi sorotan tajam masyarakat karena itu bukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat tapi menjadi tanda awas bagi pemerintahan yang baru nantinya.

Karena seperti diketahui tahun 2020 yang disetujui anggaran untuk kesehatan masyarakat dengan apa yang disampaikan oleh direksi wilayah BPJS ternyata bisa mempengaruhi pola pikir masyarakat bahwa hampir semua masyarakat sudah tercover BPJS.

Karena itu, Juddy Mandagi salah satu Tim pemenangan FDW PYR Amurang Timur mengatakan biarkan pemerintah yang baru bekerja untuk masyarakat dan jangan ada pihak-pihak yang ingin membuat jebakan-jebakan dengan statement yang menyesatkan masyarakat nantinya. (berny tumewang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *