Manado, Swarakawanua.ID-Anggota DPRD Kota Manado Jendry Amrain mengatakan dia sangat senang kegiatan-kegiatan keagamaan berskalah Nasional digelar di daerah Ini. Karena menurutnya, semakin banyak kegiatan rohani termasuk Natal Nasional dilaksanakan di Sulut, maka Bumi Nyiur Melambai akan semakin diberkati.
Tapi Jendry Amrain sangat menyayangkan sosok Anggota DPR RI yakni Hillary Brigita Lasut (HBL) yang nekat berdusta di hadapan publik dengan mengklaim bahwa dirinya ditunjuk Hashim Djojohadikusumo sebagai Ketua Panitia Natal Nasional Gempar Indonesia. Padahal kata Jendry, adik kandung dari Presiden RI itu tidak pernah menunjuk HBL sebagai Ketua Panitia Natal Nasional Gempar Indonesia.
“SK kepengurusan Panitia Natal Nasional Gempar Indonesia ditekan oleh Ketua Gempar Indonesia bukan pak Hashim. Tapi harannya HBL dan timnya berani berdusta menyampaikan di Medsos bahwa Dia ditunjuk langsung oleh Pak Hashim,” ucap legislator paling vokal dan sangat bersih ini.
“Tidak dipersoalkan siapa Ketua Panitia Natal Nasional Gempar apakah HBL atapun siapa dia, tapi di sini sebagai seorang Kristen, HBL sudah mendustai kita semua (publik) bahwa dia ditunjuk Pak Hashim ketua panitia Natal Nasional Gempar Indonesia. Karena kenyataannya tidak demikian. Saya tidak tau motif apa yang dipakai HBL dan timnya untuk menyampaikan hal yang tidak benar kepada masyarakat,” tutur Dia.
Dia mengatakan, untuk hal-hal keagamaan saja HBL sudah berani berdusta apalagi bukan kegiatan kerohanian (Rohana).
“Sedangkan acara Natal saja dia berani berdusta apalagi acara Rohana (non rohani),” jelas Jendry.
“Saya tidak ada persoalan dengan HBL tapi saya tidak suka orang yang berdusta untuk mendapat pujian dari publik. Karena sesuai pernyataan pak Recky Langie yang mengkonfirmasi langsung kepada pak Hashim bahwa beliau tidak menunjuk HBL Ketua Panitia Natal Nasional Gempar Indonesia, sementara tim HBL menyampaikan ke publik yang beredar di Medsos bahwa HBL ditunjuk Hashim,” terang Dia.
“Jangan mencatut nama Pak Hashim yang sama sekali tidak pernah menyampaikan hal demikian. Sehingga hal ini langsung diluruskan oleh pak Recky Langie, karena jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan momen Natal Nasional Gempar Indonesia untuk kepentingan pribadi melalui pencarian dana proposal pakai nama pak Hashim” tegas Dia. (Danz*).




























