Manado,Swarakawanua.ID — Anggota DPRD Kota Manado, Jendry Amrain, kembali menyoroti tajam pelaksanaan proyek pembangunan saluran air alias drainase yang dinilai tak sesuai bestek alias asal jadi.
Salah satu yang disorot adalah pengerjaan drainase di kawasan seputaran Tikala, tepat di depan lokasi yang dulunya dikenal sebagai Cafe Hollywood yang tak jauh dari Kantor Walikota Manado.
Hanya Dinas PUPR Kota Manado terkesan pura-pura buta akan semua pekerjaan tersebut.
Menurut Jendry, pembangunan drainase memang penting untuk kepentingan umum apalagi daerah itu rawan banjir, namun harus direncanakan secara utuh dan menyeluruh.
“Pembuatan drainase itu harus dibuat sepanjang jalur pembuangan hingga bermuara ke sungai atau laut, atau pembuangannya jelas. Jangan dikerjakan setengah-setengah sehingga fungsinya tidak maksimal,” tegasnya.
Ia menambahkan, saat ini kebutuhan yang jauh lebih mendesak adalah peningkatan sarana dan prasarana pemadam kebakaran. Mengingat frekuensi kejadian kebakaran yang belakangan ini semakin sering terjadi di berbagai titik di Kota Manado, anggaran pembangunan seharusnya lebih diarahkan untuk kebutuhan yang langsung menyangkut keselamatan jiwa dan harta benda warga.
“Anggaran tersebut jauh lebih bermanfaat jika digunakan untuk melengkapi peralatan dan mendukung kesiapan tim pemadam kebakaran. Daripada terkesan asal jadi dan hasilnya kurang maksimal, lebih baik dialihkan ke hal-hal yang langsung dirasakan manfaatnya oleh banyak orang,” ujar Jendry.
Lebih lanjut, politisi ini juga menyampaikan kecurigaan terkait latar belakang pelaksanaan proyek tersebut. “Pembangunan ini diduga sarat kepentingan tertentu. Oleh karena itu, penegak hukum atau APH harus turun tangan dan menindaklanjuti hal ini agar tidak merugikan keuangan daerah,” imbuhnya.
Jendry berharap untuk penyelengara dapat melaksanakan dengan baik jangan merusak nama baik dan citra baik yang selama ini dibangun Walikota Manado. “Kami sangat berharap setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan harus benar-benar bermanfaat, tepat sasaran, dan transparan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pembangunan dapat terjaga dengan baik. Selain itu, citra Walikota bisa menjadi lebih baik,” tutupnya. (Danz*).






















