Manado, Swarakawanua.id-Halaman kantor Walikota Manado mendadak heboh. Pasalnya, para anggota DPRD kota Manado dari Fraksi PDIP, Demokrat dan Gerindra yang tergabung dalam Pansus LKPJ Walikota Manado 2020 berhamburan di prlataran kantor Walikota Manado setelah mobil Istri dari almarhum Maykel Maringka dikempesin oleh pihak Sat Pol PP kota Manado saat parkir di kantor walikota Manado.

Walaupun mobil Istri Almarhum Maikel Maringka terparkir di lokasi tidak ada larangan, namun ironisnya empat ban mobil Merk Honda itu dikempesin oleh pihak Sat Pol PP kota Manado.
Rasa iba serta empaty dari kalangan legislator Manado terhadap istri dari rekan mereka yakni almarhum Maykel Stif Maringka cukup tinggi sehingga para legislator menanyakan peristiwa pengempisan ban oto kepada pihak Sat Pol PP kota Manado.
Hengky Kawalo, Ronny Makawata, Lily Walandha, Bennny Parasan, Rokye Anter, Jein Laluyan serta anggota dewan Manado lainnya menanyakan duduk persoalan kepada pihak Sat Pol PP yang berada di halaman kantor Pemkot Manado. “Di sini bukan tempat parkir sesuai petunjuk atasan,” ujar salah seorang Pol PP kota Manado kepada para legislator yang ada saat itu. “Ohhh ngoni pe walikota Kase petunjuk bagitu dang,” sambung legislator Hengky Kawalo.
Para legislator menyampaikan harusnya pihak Sat Pol PP berada di tempat dan mengarahkan istri dari almarhum tidak memarkirkan kendaraan di tempat situ. Apalagi tidak ada tanda larangan di titik mobil Istri dari Almarhum Maikel Maringka terparkir tersebut.
“Harusnya ngoni ada di sini dan mengarahkannya supaya tidak parkri di sini. Karena di sini tidak ada tanda larangan cuma petunjuk ngoni pe pimpinan dan bukan seenaknya main-main kempis ban sembarang,” tukas Hengky Kawalo, Benny Parasan, Jein Laluyan, Lilly Walandha dan anggota dewan Manado lainnya.

Tak pelak, anggota DPRD kota Manado langsung menelpon Kasat Pol PP kota Manado sehubungan dengan tindakan para pasukannya yang dinilai sudah merugikan masyarakat yang datang ke kantor Pemkot dan DPRD kota Manado.
“Masyarakat so nimbole parkir samvarang ngoni iko Kase kempes ban. Harusnya ngoni memberikan arahan supaya tidak parkir di sini, bukan asal main Kase kempes Kong sekarang ngoni nintau mau pompa ini oto pe ban,” timpal Hengky Kawalo, legislator Manado dari Dapil Wenang-Wanea ini. (dns).



























