Bupati JG Peduli Kemanusiaan, Pemkab Minut Bawa Bantuan ke Korban Bencana Amurang

Caption: Bantuan Pemkab Minut Diterima Plt Sekda Minsel, Glady Kawatu. (*).

Amurang, Swarakawanua.id-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sangat peduli terhadap masalah kemanusiaan baik di wilayah sendiri maupun di daerah lainnya. Seperti yang terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), baru-baru ini.

Bencana alam berupa abrasi pantai yang menghantam Kabupaten Minsel yang mengakibatkan jembatan, jalan serta belasan rumah ambruk menjadi perhatian Bupati dan Wakil Bupati Minut yakni Joune Ganda (JG) dan Kevin L.otulong.

Dimana rasa empati lewat bantuan Pemkab Minut ke korban bencana di Kabupaten Minsel, Jumat (17/6/2022).

Pemkab Minut membawa bantuan berupa bahan pokok serta kebutuhan lainnya kepada warga korban bencana.

Ada bantuan kepada perempuan dan anak diantar langsung ke lokasi Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Alam yang dibangun di Kantor Kelurahan Lewet, Kecamatan Amurang.

Rombongan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang akan membawa bantuan ke Minsel dilepas oleh Plt Sekda Minut Rivino Dondokambey.

Selanjutnya, bantuan diantar ke lokasi bencana oleh Kepala BPBD Minut Jofieta Supit didampingi Kabid Pengembangan Formasi dan Saluran Komunikasi Publik Alexander Dipan.

Rombongan Pemkab Minut diterima langsung oleh Sekda Minsel Glady Kawatu., Kemudian secara simbolis bantuan diserahkan ke petugas piket Posko Bencana Kadis Pariwisata Minsel, Evert Kawalo.

“Terima kasih atas kepedulian dan ketulusan dari Pemkab Minahasa Utara untuk membantu meringankan masyarakat yang terdampak langsung bencana,” ujar Glady Kawatu.

Apresiasi juga diberikan Camat Amurang Alfina Sumendap bagi Pemkab Minut.
“Terima kasih bagi Pemkab Minut yang sudah membawa bantuan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala BPBD Minut Jofieta Supit secara simbolis menyerahkan bantuan kepada petugas piket Posko, Kadis Pariwisata Minsel Evert Kawalo.

Kepala BPBD Minut Jofieta Supit mengatakan, selain makanan dan minuman, sesuai instruksi Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung, juga dibawa sejumlah kebutuhan bagi anak-anak dan perempuan juga kaum disabilitas.

“Pada saat bencana, kebutuhan bagi anak, kaum perempuan dan kaum disabilitas harus diprioritaskan. Dan Pak bupati juga wakil bupati sangat memperhatikan hal tersebut,” ujar Jofieta Supit.

Musibah abrasi pantai di Kelurahan Bitung dan Uwuran Satu sedikitnya menyebabkan 41 rumah warga hilang, dan puluhan lainnya rusak. Fasilitas seperti jembatan dan jalan sepanjang kurang lebih 300 meter di area boulevard juga putus. Hingga sore tadi, sudah ada 133 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi di posko. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *