Manado, Swarakawanua.id-Salah satu pemicu banjir di sejumlah desa dan kelurahan yang berada di bawah kaki Gunung Klabat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) akibat pengrusakan hutan dan gajian C secara liar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Karena itu, Tokoh Kawanua Irjen Pol. Purn. Ronnie F Sompie menyikapi serius persoalan yang terjadi di daerah Tonsea itu sebutan bagi Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Salah satu solusi agar ancaman banjir akibat pengrusakan Gunung Klabat yakni melakukan penanaman pohon secara besar-besaran di bawah kaki Gunung Klabat.

“Dilakukan MAPALUS, agar seluruh kaki gunung Klabat menjadi hutan yang dapat menyerap air hujan serta melestarikan ekosistem dan habitat hewan yang sudah di dilindungi Negara,” ungkap mantan Kapolda Bali ini.
Dia juga berharap pemerintah Kabupaten Minut serta Pemrov Sulut dalam hal ini Dinas Kehutanan serta pihak Kepolisian harus mengawasi aksi penebang liar di kawasan Hutan Klabat.
“Ini yang harus menjadi perhatian kita semua, kalau tidak segera diantisipasi, maka dampak lingkungan akan lebih parah lagi terjadi ke masyarakat ke depan akibat kerusakan hutan di Gunung Klabat serta kaki gunung yang digali secara liar oleh masyarakat tak bertanggung jawab,” ucap mantan Dirjen Imigrasi ini.
Dia juga pohon pohon yang pernah ditanam atas inisiasi para pemerhati lingkungan bekerjasama dengan Pemda Kab Minut, namun kurang diperhatikan pemeliharaannya, sehingga pertumbuhannya kurang baik atau rusak dan mati pohon tersebut.


Ronny Sompie juga sempat menyalurkan bantuan lewat perwakilannya di Kabupaten Minut kepada sejumlah keluarga yang membutuhkan uluran tangan sosok putra Tonsea. Bantuan peralatan masak serta lain-lainnya diserahkan kepada masyarakat yang terkena bencana alam akibat banjir yang turun dari Kaki Gunung Klabat tersebut.
Sebelumnya, PT Tirta Investama pabrik Airmadidi bersama komunitas pecinta alam dan aparatur pemerintahan melaksanakan giat kolaborasi penanaman bibit pohon dalam rangka memperingati World Water Day atau Hari Air Sedunia 2023 di kawasan Taman Kehati, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Kamis (30/3/2023).
Kegiatan ini sebagai langkah upaya pelestarian pohon untuk menjaga kualitas air tanah serta memperkaya koleksi tanaman di kawasan Taman Kehati sebagai paru-paru kota.
“Kita hari ini melaksanakan giat penanaman pohon di Taman Kehati Kaki Dian,” sebut Imanuel Adoeng selaku perwakilan dari PT Tirta Investama, perusahaan yang memproduksi air minum dalam kemasan terkemuka nasional ini pada apel sebelum kegiatan.
Dikatakannya bahwa kegiatan telah dirancang sedemikian rupa dengan memperhatikan safety sehingga peserta tinggal melakukan penanaman dan tidak dibekali dengan benda tajam seperti parang karena lubang tanam pohon sudah disiapkan.


Kegiatan penanaman pohon yang digagas oleh PT Tirta Investama itu sendiri bukan kali pertama dilaksanakan, namun rutin dilaksanakan menyesuaikan dengan momentum. Termasuk tahun sebelumnya di kaki Gunung Dua Sudara.
Sementara itu, Juvino Pangkey dari Generasi Muda Minut mengapresiasi gagasan penanaman pohon oleh PT Tirta Investama bersama pelaku usaha lainnya dalam rangka pelestarian alam ini.

Program PT.Tirta Investama (AQUA) dan menjadi kegiatan berkelanjutan, terlebih dalam hal ini dalam rangka memperingati hari air sedunia yang melibatkan beberapa unsur dan pihak-pihak yang lain ,salah satunya Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam alam Kemasan ( ASPADIN) beserta CV Segarindo Utama yang tergabung di dalamnya.
“Program rutin penanaman pohon oleh PT Tirta Investama dan pelaku usaha lainnya yang berkolaborasi dengan pemerintah patut diberikan apresiasi sebagai upaya bersama menjaga lingkungan semakin baik,” ucap Vino biasa disapa.
Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut ,Perwakilan dari Bapak Irjen Pol Ronie Sompie yaitu Juvino Pangkey serta anggota DPRD Minut.
1.PT. Tirta Investama selaku pemilik program
2.ASPADIN ( CV Segarindo Utama, PT.Tirta Sukses Makmur/Club’)
3.Danramil Airmadidi beserta jajaran.
4.DLH Minut beserta staff
5.Manengkel Solidaritas
6.PD Klabat
7.DINAS KEHUTANAN Propinsi Sulut.




























