Manado, Swarakawanua. Id-Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Manado terancam tak akan terima Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) bulan Mei 2024.
Itu karena kondisi Keuangan Kas Daerah Pemkot Manado nyaris devisit.
Hal ini tersebar lewat beredarnya info penting dari atasan ke Whatsaap para pejabat eselon II di lingkup Pemkot Manado.
Beredarnya WA itu ikut dibenarkan Kepala BPKAD Kota Manado, Dr. Bart Assa kepada wartawan di konfirmasi, Kamis(13/06/2024) siang.
Ini isi WAnya,
“INFO PENTING!!.
Selamat siang bapak/ibu. Ijin pimpinan menyampaikan kepada seluruh kepala SKPD.
Bahwa, karena kondisi ketersediaan Kasda saat ini hampir mendekati defisit, karena dana berhadapan untuk bulan ini dan penyediaan dana untuk obyek2 belanja yg super prioritas telah memenuhi daftar antrian panjang untuk pencairan bulan ini, sementara penerimaan/pendapatan belum bisa mengimbangi kebutuhan belanja, maka kami mohon maaf permintaan2 TPP bulan Mei belum dapat kami approved untuk dibayarkan dalam Minggu ini.
Pengertian bapak/ibu saudara sangat kami harapkan.
Demikian penyampaian kami atas perhatian disampaikan terima kasih.”
Dari dalam isi WA itu, menurut Ketua Rakyat Anti Korupsi Sulut, Hariyanto, pihak Kejati Sulut harusnya menjadikan hal ini sebagai pintu masuk lakukan pemeriksaan semua pekerjaan proyek yang diduga banyak masalah di Kota Manado.
Selain itu kata Ketua RAKO Sulut, TTP ASN Manado dinomor duakan oleh Pemkot Manado. Karena diduga pembayaran lebih diprioritas pada kegiatan-kegiatan proyek di kota Manado.
Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Manado, Bart Assa mengatakan bahwa tulisan WA yang beredar di kalangan pejabat itu informasi yang disampaikan olehnya.
“Itu informasi di WA kita yang tulis, ” ucap Bart Assa.
Dia menegaskan, TTP ASN Manado dibayarkan pada minggu kedua.
“Karena minggu pertama ada SKPD yang sudah minta TTP, padahal TTP biasanya dibayarkan pada minggu ke-2, ” jelas Bart Assa. (Danz*)..


























