Manado, Swarakawanua.ID-Safari BPMS GMIM yang dipimpin Ketua Sinode Pdt Adolf Wenas mendapat sorotan tajam dari kalangan warga GMIM.
Penatua P/KB Wilayah Manado Selatan Satu, Pnt Hengky Kawalo alias Hello mengatakan, GMIM akan hancur ditangan Ketua Sinode Adolof Wenas.
“Bikin apa Ketsi Adolf Wenas Mambawa rombongan BPMS GMIM melakukan safari ke partai politik. Ini salah besar dan pelanggaran keras di mata warga GMIM, karena gereja tidak boleh berpolitik. Ini akan merusak sendi-sendi dan tatanan pelayanan GMIM jika gereja sudah berpolitik,” terang Penatua P/KB GMIM Syalom Karombasan ini.

Caption: Rombongan BPMS GMIM Saat Dipimpin Adolf Wenas ke DPP Nasdem. (*).
Lanjut mantan anggota DPRD Kota Manado tiga periode ini, GMIM lebih baik bubar saja kalau pucuk pimpinan tertinggi di Sinode sudah menggiring organisasi ini ke partai politik.
“Tidak ada alasan buat Ketsi Adolof Wenas untuk melakukan kunjungan dengan membawa BPMS ke Nasdem dan Partai Gerindra dan partai-partai lainnya juga nantinya,” tegas Hengky Kawalo.
Menurut Kawalo, gereja harus beriringan dengan pemerintah tapi bukan dengan partai politik.

Caption: Saat Kunjungan ke Partai Gerindra.(*).
“Kalau Ketsi dan BPMS GMIM bertemu dengan Gubernur Sulut, bupati/walikota ataupun anggota DPRD RI wakil Sulut dalam rangka menopang pelayanan gereja apakah itu untuk pendidikan, kesehatan dan lain-lain sebagainya, itu hal yang wajar dan dibenarkan tapi kalau sudah merapat ke partai politik ini sudah keluar dari jalur organisasi GMIM terlebih merusak pelayanan GMIM,” tegas Hengky Kawalo.
Dia berharap pemimpin GMIM ke depan tidak melakukan cara-cara yang akan membuat pelayanan di atur oleh partai politik.
“Saya orang politik tapi saya tidak mau pelayanan GMIM akan hancurkan karena pimpinan gereja berpolitik,” katanya. (Danz*).






















