Sangihe,Swarakawanua.id– Pelabuhan Marore menjadi saksi kunjungan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama rombongan DPC. Tidak ada yang lebih istimewa selain tindakan nyata turun langsung melihat kondisi saudara-saudara kita yang terdampak gempa magnitudo 7,7 SR yang menggoncang Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 8 Juni lalu.
Ketua DPC PDI Perjuangan, Denny Roy Tampi, bersama rombongan menempuh perjalanan jauh hingga menginjakkan kaki di pulau yang berbatasan langsung dengan Filipina. Bantuan diserahkan kepada warga di tiga kampung terdampak, yakni Kampung Matutuang, Kampung Kawio, dan Kampung Marore.
Menembus ombak Samudra Pasifik, rombongan menempuh lautan luas dari Tahuna ke Marore demi memastikan bantuan sampai di tangan warga perbatasan. Perjalanan dimulai dari Pelabuhan Tahuna menggunakan kapal perintis Sabuk Nusantara 109, lalu dilanjutkan dengan speedboat untuk menjangkau wilayah yang akses daratnya terbatas.
“Bagi saya, turun langsung adalah tanggung jawab. Saya ingin melihat sendiri kondisi saudara-saudara kita. Mereka membutuhkan perhatian dan uluran tangan kita bersama,” ujar Denny Roy Tampi.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako dan logistik kebutuhan pokok melalui Posko Peduli PDI Perjuangan.
Usai menyalurkan bantuan ke tiga kampung di Kecamatan Marore—Kampung Kawio, Kampung Matutuang, dan Kampung Marore—Denny Roy Tampi bersama rombongan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali ke Tahuna pada Selasa, 23 Juni 2026.
Kehadiran anggota DPRD Sangihe ini di tengah warga yang terdampak gempa menjadi jawaban atas kerinduan masyarakat Marore akan kehadiran para penyambung aspirasi rakyat. Proses penyaluran tidak mudah. Menuju Kampung Matutuang, rombongan harus menaiki speedboat karena cuaca kurang bersahabat. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kampung Kawio dan berakhir di Pelabuhan Marore.
Denny Roy Tampi menegaskan, Perjalanan penuh tantangan ini menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan hadir, menangis dan tertawa bersama rakyat. DPC PDI Perjuangan Sangihe berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan pasca gempa serta memastikan bantuantersalurkan secara tepat sasaran tegasnya.(Gops07)





















