Program MBG Tak Boleh Dihentikan, Pemuda Tani Sulut Siap Kawal Program Mulia Presiden Prabowo ke Rakyat!

Caption: Ketua Tani Sulut Jendry Ambrain.(*).

Manado, Swarakawanua.ID-Ketua Pemuda TANi Sulut Jendry Ambrain menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dihentikan.

“Ini program Pak Presiden Prabowo-Subianto sangat mulia bagi masyarakat Indonesia. Karena program ini sangat membantu masyarakat secara luas dan memberikan multi efek ekonomi bagi masyarakat Indonesia termasuk warga Sulut. Kami Pemuda Tani Sulut akan kawal program mulia pak Presiden RI kepada rakyat,” terang Ketua Pemuda TANI Sulut yang tercatat Anggota DPRD Kota Manado paling kritis ini.

Lanjut Dia, program MBG merupakan program yang sangat membantu keluarga Indonesia dalam pertumbuhan gizi anak.

“Bayangkan saja kalau sebelumnya orang tua harus menyiapkan makan pagi bagi anak-anak untuk bawa ke sekolah tapi dengan adanya MBG, maka akan diberikan makan gratis sesuai dengan menu gizi yang ada dan ini sangat membantu anak-anak serta meringankan biaya keluarga pada umumnya,” jelas Jendry Ambrain.

Oplus_16908288

Disisi lain juga kata Ambrain, MBG ini telah membuka lapangan kerja secara besar-besaran kepada masyarakat Indonesia termasuk di Sulut.

“Program MBG dari Pak Presiden ini telah merekrut banyak sekali masyarakat sebagai pekerja baru. Dan ini harus kita pertahankan. Bayangkan saja jika MBG ini dihentikan, maka bagaimana nasib pertumbuhan gizi anak bangsa serta orang-orang yang selama ini menaruh nasib mereka di dapur MBG,” ungkap Dia.

Dia tegaskan, kasus korupsi para petinggi di BGN bukan berarti program ini harus dihentikan, karena ini adalah oknum yang menyalahgunakan kepercayaan pemerintah serta pak Presiden dalam mengelola program tersebut.

“Dari kasus ini maka pak Prabowo langsung melakukan evaluasi serta melakukan pengawasan secara ketat dalam pelaksanaan program ini ke depan,” kata politisi Gerindra Manado dari Dapil Tikala-Paal 2 ini.

Dia mengatakan, aksi demo untuk membubarkan program Presiden ini hanya segelintir orang tapi ratusan juta jiwa penduduk Indonesia sangat membutuhkan program MBG.

“Dari Sulut kami Pemuda Tani menyatakan dan menegaskan mendukung program MBG dan tidak boleh dihentikan karena sangat dibutuhkan anak-anak sekolah di negeri ini termasuk di Sulut. Tapi bagi yang menyalahgunakan program ini, maka kami Pemuda Tani Sulut dengan tegas nyatakan silahkan APH proses sesuai ketentuan hukum di negara ini,” kata dia. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *