Manado, Swarakawanua.ID- Satu lagi kebanggaan yang sangat membanggakan dari putra-putri terbaik Sulawesi Utara.
Kezia M.G Langie, M.Si., Ph.D, putri sulung dari pengusaha muda Recky Langie sekaligus ponakan dari Kapolda Sulut Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H, baru saja menorehkan prestasi luar biasa di kancah pendidikan internasional.
Kezia resmi menyelesaikan studi jenjang Doktor Kimia di University, Seoul, Korea Selatan pada usia yang sangat muda, yakni 27 tahun. Selama menempuh pendidikan, ia juga melaksanakan riset secara langsung di lembaga riset kelas dunia Korea Institute of Science and Technology (KIST).

Keberhasilan itu semakin istimewa karena ia menyabet penghargaan bergengsi Award for Academic Excellence, dinobatkan sebagai Lulusan Termuda sekaligus Lulusan Terbaik di Departemen Kimia Material Nano dengan pencapaian akademis sempurna: IPK 4,5.
Lulusan doktornya terlebih pada Kimia Murni
Kecerdasan dan semangat belajar Kezia sesungguhnya sudah terlihat sejak masa sekolah. Sejak jenjang SD hingga SMA, ia kerap dipercaya mewakili sekolah dalam ajang Olimpiade. Pendidikan menengah ditempuhnya di SMA Lokon Tomohon, dan berkat prestasi gemilangnya, ia lulus seleksi masuk Fakultas Kimia Universitas Indonesia.

Ketekunan dan kualitas akademisnya terus berlanjut hingga jenjang Pascasarjana, di mana ia menempuh pendidikan S2 di Korea Selatan dengan dukungan beasiswa.
Berdasarkan data dan informasi,
Kezia adalah anak sulung dari tiga bersaudara yang semuanya mencatatkan diri di perguruan tinggi ternama Universitas Indonesia (UI).
– Daniel Imanuel Raja Langie: Mahasiswa Fakultas Hukum Internasional Universitas Indonesia

– Miracle Langie: Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia
Ketiga anak ini lahir dari pasangan orang tua yang berdedikasi tinggi, Bapak Recky Langie dan Ibu Mieke Femmy Mandagi, SE, pasangan pengusaha muda bergerak di bidang pertambangan dan energi, serta didukung lingkungan keluarga yang mengutamakan pendidikan dan kedisiplinan.

Prestasi Kezia menjadi bukti nyata bahwa anak-anak dari Sulawesi Utara tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, melainkan juga menduduki puncak prestasi di kancah internasional. Riset di bidang kimia material nano yang ditekuni merupakan salah satu bidang ilmu yang sangat strategis bagi kemajuan teknologi masa depan.

Masyarakat Sulawesi Utara berbangga hati dan berharap, gelar serta pengalaman yang diraih Kezia dapat kembali bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan di tanah kelahirannya.(Danz*).























