Manado, Swarakawanua.ID-Sidang Majelis Sinode Istimewa Gereja Masehi Injili di Minahasa (SMSI GMIM) dengan agenda Revisi Tata Gereja GMIM 2021 dipastikan berlangsung pada Rabu (23/9/2026) dan akan berakhir Sabtu (26/9/2026).
Kepastian itu diperoleh menyusul pertemuan Panitia Pelaksana SMSI ke-82 bersama jajaran Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM di Tomohon, Kamis (17/9/2026).
Ketua Umum Panitia Pelaksana SMSI tahun 2026 Recky Langie menyatakan kesiapan panitia melaksanakan kegiatan tersebut.
“SMSI kali ini, panitia kemas berkelas dunia, karena GMIM sudah Go Internasional,’ ungkap Recky Langie kepada Media ini. Dia mengatakan bahwa kegiatan ini siapkan panitia secara digitalisasi. “Jadi pengambilan keputusan dari peserta dilaksanakan melalui HP maupun teknis digitalisasi lainnya,” kata Dia.

Lokasi SMSI lanjut Recky Langie kegiatan Akbar GMIM ini berlangsung di dua lokasi.
Pertama, Manado Convention Center (MCC) dan Gedung Mission Center (GMC) GMIM di Ring Road Manado.
Menyusul pertemuan dengan BPMS dan rapat panitia, hari pelaksanaan tidak berubah dan lokasinya di MCC dan Mission Center,” kata Langie.
Pengusaha ini menyatakan, pembukaan SMSI direncanakan di MCC.
Selanjutnya, sebagian agenda persidangan dilanjutkan di Mission Center.
“Kami mohon dukungan doa warga GMIM sehingga agenda gerejawi ini berlangsung baik,” kata Langie yang didampingi Sekum Panitia SMSI, Dolfie Angkouw.
Diketahui, SMSI ke-82 akan diikuti sedikitnya 2 ribuan peserta yang merupakan Anggota Majelis Sinode (AMS).
Mereka merupakan utusan dari 1.088 jemaat dan 151 wilayah GMIM baik yang berada di Sulawesi Utara maupun luar daerah dan mancanegara.(Danz*).






















