Recky Langie: Hashim  Djojohadikusumo Tidak Pernah Menunjuk Hillary Brigita Lasut Ketua Panitia Natal Nasional!

 

Manado,Swarakawanua.ID-Beredarnya informasi di media sosial (Medos) bahwa Anggota DRI RI, Hillary Brigita  Lasut (HBL) sebagai Ketua Panitia Paskah Nasional Generasi Muda Pembaharu   (Gempar) Indonesia ditepis oleh
Humas Grup Arsari.

Humas Grup Arsari melalui Recky Langie meluruskan informasi yang beredar mengenai penunjukan Hillary Brigitta Lasut sebagai Ketua Panitia Natal Nasional 2026 oleh Hashim Djojohadikusumo.

Recky menegaskan, informasi yang menyebut Hashim menunjuk Hillary sebagai ketua panitia tidak benar.

Menurut dia, Hashim tidak mengetahui penunjukan tersebut dan tidak pernah memberikan mandat sebagaimana yang disebutkan dalam poster yang beredar.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya publikasi yang mengaitkan nama Hashim dengan kepanitiaan Natal Nasional.

Pihaknya menilai penting untuk meluruskan informasi tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, khususnya umat Kristiani di Sulawesi Utara.

Recky menjelaskan, sebuah organisasi tentu dapat membentuk kepanitiaan untuk melaksanakan kegiatannya.

Namun, pembentukan panitia oleh organisasi berbeda dengan klaim bahwa seseorang telah ditunjuk langsung oleh Hashim Djojohadikusumo.

Menurut dia, apabila penunjukan tersebut benar dilakukan atas sepengetahuan dan persetujuan Hashim, semestinya terdapat koordinasi serta kejelasan mengenai struktur kepanitiaan dan dokumen resmi yang mendasarinya.

Recky juga menyampaikan bahwa Hashim tetap memiliki kepedulian terhadap masyarakat Sulawesi Utara.

Hal itu, menurut dia, tercermin dalam dukungan Hashim terhadap pelaksanaan Paskah Nasional 2026.

Ia menuturkan, dalam pelaksanaan Paskah Nasional, koordinasi dengan Hashim berlangsung sehingga kehadirannya dapat disesuaikan dengan agenda yang bersangkutan.

Kondisi tersebut berbeda dengan kegiatan Natal Nasional GEMPAR yang disebut tidak pernah dikoordinasikan dengan Hashim.

Karena itu, Recky berharap klarifikasi ini dapat mencegah munculnya persepsi keliru mengenai keterlibatan Hashim dalam kegiatan tersebut, sekaligus menjaga agar masyarakat tidak berharap pada kehadiran yang belum pernah dikonfirmasi.

Selain itu, Recky menyampaikan adanya rencana pergantian genteng dan perbaikan rumah tidak layak huni di Sulawesi Utara yang dikaitkan dengan agenda kunjungan Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.

Rencana tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut mengenai jadwal dan pelaksanaannya.

Recky menegaskan, klarifikasi ini ditujukan untuk meluruskan informasi mengenai penunjukan ketua panitia, bukan untuk mempersoalkan hak organisasi GEMPAR dalam menyelenggarakan kegiatan Natal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed