Talaud, Swarakawanua.id-Wakil Bupati Kab.Talaud merupakan sosok pemimpin yang menjadi panutan bagi semua kalangan. Karena banyak pesan, petuah dan semangat yang dibagikan pada siapa saja yang pernah ditemuinya, tidak terkecuali Wartawan.
Sekilas jika melihat sosok orang Nomor dua di Kabupaten Talaud ini, orang yang baru kenal akan beranggapan bahwa Beliau terkesan sukar diajak berbicara, kata Oping Mona
Namun itu hanya terlihat sekilas, akan tetapi Pak Moktar orangnya mudah diajak berbicara, suka becanda dan selalu memberikan keterangan dengan lugas dan mudah dipahami. “Memang beliau orang nya kalem, tapi suka berseloroh secara tidak langsung,” terang Oping Mona.
Dijelaskan Oping, beliau merupakan tokoh yang sangat pantas menjadi suri teladan. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, beliau tetap semangat mendedikasikan dirinya untuk Kabupaten Talaud. Bahkan, kata dia, respons Wabup Moktar terhadap pers pun sangat bagus, karena suka berdiskusi dengan kalangan pers dan tidak alergi terhadap wartawan.
Bahkan beliau sangat menginginkan hadirnya organisasi wartawan di Bumi Porodisa’. Sebutan Indah Untuk Kab.Talaud.
“Yang membuat saya tidak lupa, setiap ingin wawancara beliau di rumah dinasnya, saya selalu diajak minum kopi terlebih dahulu sambil menanyakan keadaan keluarga saya. Dia itu sosok seorang Teladan Dan Ramah bagi saya, yang tahu bagaimana kehidupan dunia Wartawan,” tuturnya.
Jawaban Beliau selalu terstruktur dan bersedia diwawancarai dimana saja. Selain itu, ketika ada sebuah berita koreksi atau kritikan, Pak Moktar tidak pernah tersinggung kepada oknum wartawan. Malahan itu sebuah masukan dan akan diverifikasi langsung ke jajarannya atau dinas terkait, jika salah akan diminta tegas dibenahi.
Sementara, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kab.Talaud Pemberian Manumbalang mengatakan, Pak Moktar merupakan sosok yang sederhana membimbing, mengarahkan, dan mau menerima masukan serta tidak segan mengoreksi kinerja jajarannya.
Ia mengatakan, jika kinerja bawahan tidak sesuai dengan tupoksinya, Beliau tidak segan-segan akan mengevaluasi. “Itu salah satu contoh riil. Di mata wartawan pun,MAP sangat dekat, bahkan hubungan wartawan terjalin baik,” jelas Ketua PWI yg Kondang itu.
Lanjutnya Bu Moktar, adalah seorang pendidik yang bisa merangkul segala lapisan, termasuk kaum wartawan yang tidak mudah dirangkul pun akan luluh dengan kebaikan hatinya yang ikhlas. Ia menilai, sosok Syahiran selalu menebarkan semangat dan sangat berjiwa muda di usia senjanya.
“Contoh konkret beliau tidak gagap saat berinteraksi dengan kaum milenial. Yang selalu saya ingat, saat diminta foto dengan berbagai pose gaya anak muda, beliau tidak protes dan nurut saja,” Ujar Pembe.
MAP merupakan sosok yang rendah hati. “Namun beliau adalah pemikir cemerlang Ujar Pembe.
MAP, merupakan sosok yang tenang dan tidak mudah terbawa emosi. “Bahkan, beliau merupakan penengah yang baik dan bisa menyelesaikan permasalahan tanpa harus merugikan salah satu pihak,” ungkapnya. (*Oping Mona)




















