Manado,.Swarakawanua.id-Walikota Manado Andrei Angouw melaporkan kepada DPRD kota Manado sehubungan dengan pengajuan pinjaman dana PEN ke PT SMI. Pengajuan pinjaman ke PT SMi senilai 205 miliar oleh Pemkot Manado sebagaimana diutarakan Walikota Manado Andrei Angouw.

Dalam laporannya, Walikota Manado belum bisa memastikan berapa besar PT SMI akan merealisasikan pinjaman yang sudah diajukan Pemkot Manado.

“Kita sudah ajukan pinjaman sesuai prosedur ke PT SMI. Tinggal menunggu berapa besar realisasi pinjaman,” ungkap Walikota Manado Andrei Angouw saat membacakan pengusulan Ranperda APBD Perubahan 2021 kota Manado dalam rapat paripurna DPRD kota Manado, Senin (13/09/2021) tadi siang.

Walikota Manado menuturkan peminjaman dana ke PT SMI sesuai edaran pemerintah pusat dalam upaya penanggulangan Covid 19 di daerah.
Dia juga menjabarkan bahwa dana itu diperuntukan untuk membiayai program kerja pemerintah yang bukan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Manado.
Adapun kegiatan-kegiatan lanjut Walikota Manado Andrei Angouw yakni kelanjutan. kegiatan mbangunan rumah sakit daerah, pembangunan pasar Bersehati, perbaiki infrastruktur jalan dan drainase serta jembatan di wilayah kota Manado.

Pinjaman dana kembali ke PT SMI disampaikan Walikota Andrei Angouw kepada lembaga dewan Manado untuk dibahas dan dimasukkan ke APBD P 2021 kota Manado. “Dana PEN akan dimasukkan ke APBD Perubahan 2021 tinggal penyetujuan realisasinya,” ucap Andrei Angouw yang sebelumnya telah membacakan tubuh draf Ranperda APBD Perubahan 2021 kota Manado dihadapan dewan perwakilan rakyat kota Manado dalam rapat paripurna DPRD di ruang paripurna Dewan Manado yang berlokasi di bilangan Sario.
Sementara itu, Pimpinan DPRD kota Manado Noortje Van Bone mengakui kalau pinjaman dana PEN akan sangat membantu APBD P 2021 yang ataupun APBD 2020 kota Manadk yang masih devisit.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD kota Manado, Altje Dondokambey di dampingi wakil ketua Noortje Van Bone dan Adri Laikun dan dihadiri Walikota Manado Andrei Angouw dan wakil walikota Richard Sualang Sekdakot Manado, Miclar Lakat, Kepala BPKAD kota Manado, Bart Assa dan anggota DPRD kota Manado. (Liputan khusus/Danz).



























