Satu-satunya Putra Sulut Polisi Aktif Tiga Bintang Pegang Jabatan Strategis di Polri, Ketua ARMAK Sulut Ucapkan Selamat ke Kapolda Roycke Langie Langie Atas Kenaikan Pangkat Komjen

Manado,Swarakawanua.ID- Ketua ARMAK Sulut, Calvin Castro mengapresiasi  prestasi gemilang Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie S.I.K, MH dalam karier di Kepolisian.

Apresiasi sekaligus ucapan selamat atas Promosi Irjen Pol. Royke Harry Langie, S.I.K., M.H., ke jabatan strategis sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

“Sebagai sahabat Irjen Royke Langie, saya mengucapkan selamat atas jabatan baru serta kenaikan pangkat yang luar biasa,” ujar Calvin kepada Media tadi pagi.

Menurut Calvin, promosi tersebut merupakan buah dari perjalanan panjang, dedikasi, serta pengabdian Royke Langie selama berkarier di institusi Polri.

Ia mengaku bangga melihat putra Pakuweru, Kabupaten Minahasa Selatan, itu dipercaya menduduki posisi penting di tingkat Mabes Polri. Jabatan tersebut juga membuka peluang bagi Royke Langie untuk menyandang pangkat jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol).

“Sebagai sahabat Irjen Royke Langie, saya merasa bangga atas capaian putra Sulawesi Utara sampai ke posisi strategis di tingkat Mabes Polri. Ini bukan perjuangan yang gampang. Namun, karena dedikasi yang luar biasa, Jenderal Royke Langie dipercayakan Kapolri memegang jabatan strategis di tubuh Polri,” katanya.

Bagi Calvin, Royke Langie bukan hanya sosok perwira tinggi yang sukses dalam menjalankan tugas sebagai Kapolda Sulawesi Utara. Lebih dari itu, ia melihat Royke sebagai figur pemimpin yang memiliki karakter kuat, sederhana, terbuka, dan mampu membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Beliau memiliki karakter pemimpin yang kuat, namun tetap sederhana dan low profile. Beliau bukan sekadar Kapolda, tetapi juga figur yang dekat dengan masyarakat dan semua pihak,” ungkapnya.

Calvin menilai kemampuan Royke Langie membangun komunikasi dengan berbagai elemen menjadi salah satu kesatuan dan kunci kekuatan dalam menjalankan kepemimpinannya.

“Beliau dekat dengan masyarakat dan semua pihak. Dan itulah karakter seorang pemimpin,” tegas Calvin.

Menurutnya, kedekatan tersebut bukan sekadar formalitas. Royke Langie dinilai mampu menjalin komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan kalangan aktivis di Sulawesi Utara.

“Beliau sering mendapat dukungan dari Ormas dan para aktivis di Sulut. Itu menunjukkan bahwa beliau bisa diterima oleh berbagai kalangan,” katanya.

Calvin menilai karakter tersebut merupakan modal penting bagi seorang pemimpin. Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan kewenangan dan jabatan, tetapi juga harus mampu hadir, mendengar serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

“Pemimpin itu bukan hanya soal jabatan dan kewenangan. Yang paling penting adalah bagaimana bisa hadir di tengah masyarakat, mendengar dan membangun hubungan yang baik dengan semua pihak,” ujarnya.

Ia berharap karakter tersebut tetap dipertahankan Royke Langie meski kini mendapat tanggung jawab yang lebih besar di Mabes Polri.

“Semoga dengan jabatan yang baru, Irjen Royke Langie tetap rendah hati dan terus mengandalkan Tuhan dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang akan diemban,” pungkas Calvin Castro. (Danz*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *