Caption: Bangunan Rusunawa Yang Berada di Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, Kota Manado.(*).
Manado, Swarakawanua.id-Program renovasi Rusunawa yang berada di Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, Kota Manado, didukung warga Kota Manado.
Pasalnya, selain bangunan itu sudah terlihat kumuh, kamar bangunan Rusunawa banyak yang dipindah tangankan atau dijual belikan oleh pemilik sebelumnya.
Karena itu, kegiatan penertiban pengosongan bangunan Rusunawa dalam rangka kegiatan renovasi oleh Pemkot Manado melalui Dinas Perkim Kota Manado dinilai sangat tepat.
Menurut Fondes warga Teling dan Sindy Mambu warga Malalayang, pemerintah harus menindak tegas pihak-pihak yang sudah memindah tangankan atau jual belikan kamar kepada pihak lain.
“Banyak yang sudah dipindahkan tangan kepada pihak kedua,” jelas kedua warga Manado ini. Selain itu juga, tidak semua penghuni Rusunawa masuk kategori miskin atau orang tidak mampu.
“Mobil taparkir di Rusunawa bukan saja mikro tapi plat hitam juga banyak. Bahkan ada juga sepeda motor plat merah. Ada juga PNS tinggal situ. Ini so nyanda beres penghuni Rusunawa,” terang Sindy Mambu.
Bahkan tak tanggung-tanggung dia menyinggung hampir 80 persen bukan pemilik awal penghuni Rusunawa. “Ada yang Kase tinggal dorang pe sudara, ada juga yang memang so jual pa orang laeng,” kata dia.
Mereka juga mengatakan, renovasi ini agar Rusunawa yang saat ini kelihatan kumuh dan rusak, nantinya lebih baik dan indah bangunan tersebut.
Kadis Perkim Peter Eman sebelumnya mengatakan, pihaknya sudah jauh-jauh hari telah menyampaikan program renovasi kepada penghuni Rusunawa oleh Pemkot Manado melalui Dinas Perkim. Bahkan edaran pengosongan Rusunawa dilakukan sejak Februari 2022.
“Tenggang waktu diberikan 1 bulan sejak awal Februari sampai 15 Maret 2022. Namun permintaan penambahan waktu oleh warga Rusunawa diperpanjang sampai 1 April 2022,” jelas Kadis Perkim Manado.
Dia juga menjelaskan pihaknya bekerja mengacu aturan serta agenda dinas. “Program Renovasi ini sudah ditetapkan dan dibahas bersama DPRD Kota Manado jauh-jauh hari sebelumnya,” tutup Kadis Perkim Peter Eman. (Danz).

























