Caption::Aksi Demo Mahasiswa di Depan Kantor Bupati.(*).
Minahasa, Swarakawanua.id- Mahasiswa Universitas Negeri Manado (UNIMA) yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gemar) melakukan aksi demo didepan kantor Bupati Minahasa, Rabu (13/3/2022).
Adapun beberapa tuntutan kepada pemerintah yang diungkapkan para mahasiswa dalam orasi mereka, antara lain:
- Pemerintah harus menjamin ketersediaan dan menjaga distribusi BBM secara adil,
- Menuntut janji Mendag untuk mengusut tuntas mafia minyak goreng,
- Menolak kenaikan harga bahan pangan dan pemerintah wajib mengontrol pasar
- Menolak tarif kenaikan PPN
- Menuntut Pemprov Sulut mencabut pemberian hibah kepada Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif di tanah perkebunan Kalasey II.
- Berikan hak pengelolaan tanah secara penuh kepada warga di Desa Kalasey II sebagai wujud Reforma Agraria.
- Mendesak Komnas HAM RI untuk mengawasi dab memantau sesuai dengan kewenangannya, serta memberikan perlindungan terhadap warga Kalasey II dari potensi pelanggaran Hak Asasi Manusia yang akan dilakukan oleh Pemprov Sulut.
- Menuntut Pemerintah kabupaten Minahasa untuk menyelesaikan permasalahan Kelelondey secepatnya dan berpihak pada para petani.
- TOLAK PT. TMS
- Mendorong Pemrintah pemprov untuk menetapkan captikus sebagai kearifan lokal lewat perda legalitas captikus.
Para pendemo diterima oleh pejabat Pemkab Minahasa, Asisten I Drs. Riviva Maringka didampinginya Asisten II Wenny Talumewo dan Asisten III Vicky Tanor serta Kasat Pol PP Meidy Rengkuan, dan Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa.(echa)






















